alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Penyekatan dan Tes Swab di Suramadu Akan Dilakukan Selama Dua Pekan

08 Juni 2021, 11: 40: 04 WIB | editor : Wijayanto

TRACING: Petugas melakukan tes swab di tempat bagi pengendara yang melintasi Jembatan Suramadu di Tambak Wedi, Surabaya, Senin (7/6).

TRACING: Petugas melakukan tes swab di tempat bagi pengendara yang melintasi Jembatan Suramadu di Tambak Wedi, Surabaya, Senin (7/6). (SURYANTO PUTRA MUJI/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama jajaran Polri dan TNI melakukan penyekatan dan tes rapid antigen dadakan di Jembatan Suramadu. Tepatnya di pintu keluar Jembatan Suramadu dari arah Madura yang menuju ke Surabaya. Penyekatan ini dilakukan untuk memastikan setiap pengendara yang masuk ke Surabaya negatif Covid-19.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, rencananya penyekatan dan pemeriksaan di Jembatan Suramadu akan berlangsung selama dua pekan. Ini berdasarkan rapat koordinasi Forkopimda Jawa Timur, Pemkot Surabaya, dan Pemkab Bangkalan, Minggu (6/6) malam.

“Penyekatan sampai 12 hari ke depan jalan terus. Insya Allah, ada rapid antigen di kaki Jembatan Suramadu sisi Bangkalan,” kata Cak Eri. Dia menambahkan, durasi penyekatan akan dievaluasi kemudian bersama pemprov karena sudah masuk wilayah Jatim.

Baca juga: Sambangi Wawali, Pejuang Surat Ijo Dipastikan Mendapat Haknya

PENYEKATAN: Petugas memeriksa kelengkapan dokumen pengendara yang melintasi Jembatan Suramadu di Tambak Wedi, Surabaya, Senin (7/6).

PENYEKATAN: Petugas memeriksa kelengkapan dokumen pengendara yang melintasi Jembatan Suramadu di Tambak Wedi, Surabaya, Senin (7/6). (SURYANTO PUTRA MUJI/RADAR SURABAYA)

Eri menyebut, apabila ditemukan kendaraan yang melintas di Jembatan Suramadu sisi Surabaya tidak dilengkapi stiker, maka secara otomatis petugas akan menghentikan dan dilakukan rapid antigen. “Kalau motor atau mobil tidak ada tandanya (stiker) yang kita sepakati, maka ketika masuk ke Surabaya kita hentikan untuk rapid antigen,” tuturnya.

Sejak Minggu pagi hingga Senin dini hari, sebanyak 2.600 orang telah dilakukan rapid antigen. Hasilnya, 83 orang positif sehingga mereka diproses lebih lanjut dengan tes swab PCR. “Dari 83 positif rapid antigen itu, kemudian diswab PCR yang positif keluar 24 orang,” kata Cak Eri.

Para pengendara yang hasil swab PCR-nya positif dirujuk ke Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) untuk mendapatkan perawatan intensif. Sedangkan pengendara yang hasil swab PCR-nya belum keluar, maka untuk sementara dirujuk ke Asrama Haji Sukolilo untuk isolasi. (rmt/rek)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP