alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Sambangi Wawali, Pejuang Surat Ijo Dipastikan Mendapat Haknya

08 Juni 2021, 11: 26: 20 WIB | editor : Wijayanto

TERUS BERJUANG: Wakil Wali Kota Surabaya Armudji menemui massa demonstran surat ijo, Senin (7/6).

TERUS BERJUANG: Wakil Wali Kota Surabaya Armudji menemui massa demonstran surat ijo, Senin (7/6). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Komunitas Pejuang Surat Ijo Surabaya (KPSIS) menggelar aksi di depan Rumah Dinas Wakil Wali Kota Surabaya, kemarin (7/6). Mereka menuntut penghapusan retribusi bagi pemegang surat ijo.

Ketua KPSIS Hariono meminta Pemkot Surabaya agar menghapus retribusi bagi pemegang surat ijo yang selama ini dibayarkan kepada pemkot. Sebab, status tanah surat ijo itu sengketa antara pemkot dan warga. ”Kami mohon agar warga pemegang surat ijo dibebaskan dari retribusi,” kata Hariono.

Para pejuang surat ijo akhirnya ditemui Wawali Armudji. Ia menjelaskan perkembangan surat ijo yang sedang dalam proses penyelesaian. Menurut pria yang akrab disapa Cak Ji itu, pemkot telah melakukan pelimpahan berkas kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Negara (ATR/BPN). Inisiasi pemkot terkait pelepasan surat ijo itu juga masih digodok dalam Pansus Raperda Aset Kekayaan Daerah DPRD Kota Surabaya.

Baca juga: Dibayangi Pandemi, Industri Kertas Optimistis Tetap Tumbuh

”Saya sangat mengapresiasi perjuangan warga yang tak pernah lelah. Warga Surabaya itu dulurku kabeh. Memang benar pemerintah kota yang menginisiasi masalah ini, tapi DPRD yang berhak memutuskan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Armudji memastikan, Pemkot Surabaya dan pihak terkait telah melakukan langkah-langkah penyelesaian secermat mungkin. Tujuannya agar tak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan di kemudian hari. (rmt/rek)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP