alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Ketua Tim Kembar Siam dr Agus Hariyanto Tutup Usia

07 Juni 2021, 05: 50: 59 WIB | editor : Wijayanto

KENANGAN: Ketua Tim Pusat Pelayanan Kembar Siam Terpadu RSUD dr Soetomo, Dr Agus Hariyanto (kiri) dan penghormatan terakhir yang diberikan para koleganya untuk melepas kepergian almarhum (foto kanan)

KENANGAN: Ketua Tim Pusat Pelayanan Kembar Siam Terpadu RSUD dr Soetomo, Dr Agus Hariyanto (kiri) dan penghormatan terakhir yang diberikan para koleganya untuk melepas kepergian almarhum (foto kanan) (GINANJAR/DOK/JAWAPOS)

Share this      

SURABAYA - Ketua Tim Pusat Pelayanan Kembar Siam Terpadu (PPKST) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo Surabaya, dr Agus Harianto SpA (K) tutup usia, Sabtu dini hari sekira pukul 03.00.

Dalam siaran langsung melalui zoom, dr Achmad Y Heryana SpA yang menjadi moderator dalam penghormatan terakhir yang digelar rekan-rekan almarhum mengatakan bahwa jenazah disucikan di Masjid An Nur untuk kemudian diberangkatkan dari RSUD Dr Sutomo menuju ke TPU Keputih.

“Sebelum menuju TPU Keputih juga akan melewati aula FK Unair untuk penghormatan terakhir,” kata Achmad Heryana, kemarin. 

Baca juga: Tipu Korban Ratusan Juta, Jaksa Abal-Abal Dituntut 3 Tahun Penjara

Menurut Achmad, dr Agus merupakan guru yang menjadi panutan karena selalu memberikan waktu luang pada para anak didiknya. Bahkan, sumbangsih yang paling terbesar adalah membentuk tim kembar siam dan beberapa kali berhasil menjalankan proses pemisahan bayi kembar siam.

Di samping itu, pengurus Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Syamsul Arifin mengenang dr Agus Harianto sebagai seorang yang konsisten dalam menyiapkan berbagai berkas. “Beliau lebih teliti dari saya. Sampai waktunya wafat beliau masih sempat membuat revisi anggaran dasar Pengurus Pusat IDAI. Sebagai dosen dan pegawai beliau sangat berjasa, demikian pula sebagai anggota IDAI,” ujarnya.

Untuk diketahui, Dr Agus merupakan lulusan Fakultas Kedokteran (FK) Unair tahun 1971. Almarhum lulus dari pendidikan dokter spesialis setelah tiga tahun. Kemudian pada 1990 ia mulai membantu mengerjakan kasus kembar siam. Namun, saat itu hanya sebagai juru bicara.

Kemudian, dr Agus baru benar-benar menjalankan program kasus kembar siam pada 2009. Dia juga sempat membuat program dan menyusun kembali standar operasional prosedur (SOP). 

Sementara itu, Direktur RSUD Dr. Soetomo Dr. Joni Wahyuhadi mengatakan dr. Agus Harianto sebagai Ketua Tim Pusat Pelayanan Kembar Siam Terpadu sempat merencanakan rujukan bagi dua bayi kembar siam untuk ditangani. 

“Beliau sangat berjasa, operasi kembar siam yang ditangani beliau sudah banyak, 100-an lebih. Ada dua (kembar siam) rencananya yang akan diurus lagi, tapi almarhum keburu wafat,” katanya. 

Mendengar kabar tersebut, Joni mengaku terkejut dengan kabar berpulangnya dokter yang dikenal akrab dengan awak media tersebut. “Saya kaget, karena dua hari lalu masih sama saya. Kemungkinan jantung,” ungkapnya. (gin/jay)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP