alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

HP Tertinggal Usai Gasak Motor, Pelaku Curanmor Ini Dibekuk

04 Juni 2021, 16: 46: 39 WIB | editor : Wijayanto

PEMAIN LAMA: Oki Hadi Wijaya diamankan di Polsek Wonokromo.

PEMAIN LAMA: Oki Hadi Wijaya diamankan di Polsek Wonokromo. (ISTIMEWA/GRAFIS JUJUK SUWANDONO)

Share this      

SURABAYA - Oki Hadi Wijaya, 21, harus berurusan dengan polisi. Pemuda bertato yang tinggal di Jalan Pulosari III-C, Surabaya, itu diringkus polisi gara-gara kasus pencurian dengan pemberatan (curat). Uniknya, tersangka ditangkap setelah ponselnya tertinggal saat mencuri motor milik Diaz Rachmanto, 33, di Jalan Gajah Mada II/9-A, Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Pranoto mengungkapkan, tersangka mencuri motor Honda Scopy milik korban pada pertengahan Mei 2021 lalu. Modusnya, tersangka memanjat pagar rumah korban. Kemudian masuk rumah dengan cara mencongkel jendela rumah sekitar pukul 01.20.

Setelah masuk, tersangka lalu berupaya membawa kabur motor korban. Bahkan, mesin motor sudah hidup. Namun, sial, saat itu istri korban terbangun mendengar jendela terbuka dan ada orang masuk rumah. Sejurus kemudian berteriak maling. Korban lalu bangun dan mengejar pelaku yang kabur melalui jendela. Namun, saat itu pelaku lolos. Korban lalu melapor ke Polsek Wonokromo.

Baca juga: Gubernur Khofifah Instruksikan Bupati/Walikota Monitoring Kasus Harian

Dari hasil olah TKP, di rumah korban ditemukan sebuah HP merek Vivo milik pelaku yang tertinggal. HP tersebut diduga jatuh saat pelaku buru-buru kabur. "HP tersebut ditemukan korban di bawah motor. Kemudian kami lidik melalui HP dan rekaman CCTV. Akhirnya, pelaku teridentifikasi dan ditangkap di sekitar rumahnya," ujar Arie kepada Radar Surabaya, Kamis (3/6).

Mantan Panit Reskrim Polsek Tegalsari ini menambahkan, dari hasil penyidikan tersangka sudah beraksi lima kali di tempat berbeda. Di antaranya, di sekitar Pulosari dan Dukuh Pakis, Surabaya. "Di tiga lokasi itu, tersangka melakukan pencurian dan mendapatkan hasil berupa HP," ucapnya. 

Di lokasi terakhir, lanjut Arie, tersangka nyaris berhasil menggondol motor. Namun korban lebih sigap. "Salah satu teman pelaku masih kita buru. Dia ikut mencuri yang di TKP terakhir," bebernya. 

Dari pengungkapan kasus ini, polisi menyita barang bukti sebuah HP merek Vivo dan satu keping CD rekaman CCTV. Tersangka dijerat pasal 53 KUHP juncto pasal 363 KUHP tentang percobaan pencurian dan pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (rus/rek)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP