alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarsurabaya
Home > Lifestyle Surabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Diet Tetap Boleh Makan Enak Asal Perhatikan Pola Makan dan Porsinya

23 Mei 2021, 07: 19: 01 WIB | editor : Wijayanto

DIET SEHAT: Chef Slamet Santoso menunjukkan beberapa menu makanan sehat yang cocok dikonsumsi saat melakukan program diet.

DIET SEHAT: Chef Slamet Santoso menunjukkan beberapa menu makanan sehat yang cocok dikonsumsi saat melakukan program diet. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Diet menjadi salah satu cara untuk mendapatkan body goals. Terutama kaum Hawa yang lebih banyak menginginkan tampil langsing. Bahkan, untuk mencapainya seseorang melakukan diet ketat dengan cara makan tidak teratur. Hal ini justru akan membuat seseorang menjadi mudah terserang penyakit. Alih-alih diet agar tubuh ramping nan seksi, yang ada malah kena penyakit lambung.

Dokter Spesialis Gizi Klinik RS Husada Utama (RSHU) Surabaya dr. Dewa Ayu Liona Dewi mengatakan, diet tidak boleh asal-asalan. Bahkan sampai makan tidak teratur. Justru hal tersebut akan menjadikan seseorang mudah terserang penyakit.

“Tipsnya ketika diet itu ya menjaga asupan makan. Makan sesuai kebutuhan, jangan terlalu banyak dan kurang. Kalau kurang makan, bisa kurang gizi dan kalau terlalu banyak, bisa obesitas,” kata dr. Ayu.

Baca juga: Mudahkan Pasutri, Kemenag Terbitkan Kartu Nikah Digital

Dokter Ayu pun menyarankan beberapa makanan yang cocok untuk diet dan terhindar dari over weight. Makanan direkomendasikan bervariasi, mulai dari yang mengandung karbohidrat, lemak, protein dan mineral.

Ia menegaskan, semua kandungan itu harus ada dan mencukupi kebutuhan tubuh. Tidak lebih dan juga kurang, akan tetapi harus dalam posisi yang seimbang sesuai proporsinya. Caranya bisa menggunakan piring makan berukuran standar untuk mengukur porsi proposional.

Piring tersebut dibagi menjadi tiga bagian sekat. Yang pertama bisa disi dengan makanan karbohidrat, seperti nasi atau kentang. Kemudian yang kedua diisi dengan makanan mengandung protein, seperti telur, daging, tahu, atau tempe. “Nah kemudian yang ketiga bisa diisi dengan sayuran. Itu sudah cukup untuk kita makan sehari-hari. Jangan banyakbanyak, tapi secukupnya saja,” jelas dr. Ayu.

Kepala Unit Gizi Klinis RSHU Vina Anggarini menambahkan, bagi pejuang body goals tidak perlu takut mengkonsumsi makanan enak, seperti beef steak, hamburger, dan fast food. Mengkonsumsi makan enak harus diperhitungkan bahan-bahannya terlebih dahulu. Misalnya, mengganti mayonaise dengan mayonaise yang tidak dijual di pasaran yang cenderung mengandung banyak minyak.

“Bisa diganti susu low fat. Itu akan jauh lebih rendah kalorinya. Kemudian untuk peng ganti rasa asin bisa menggunakan bahan rempah,” katanya.

Yang perlu diperhatikan juga adalah cara memasaknya. Vina mencontohkan beef steak. Biasanya beef staek diolah dengan cara digoreng dengan minyak. Agar tubuh tidak terlalu banyak lemak sebaiknya menggoreng beef steak dengan tanpa minyak. “Caranya ya beef steaknya langsung dipanggang di teflon. Nanti kan keluar minyaknya sendiri dari beef steak itu,” tutupnya. (gin/opi)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP