alexametrics
Minggu, 16 May 2021
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Ejek Pengguna Masker di Mal, Putu Dicokok Polisi dan Dihukum Satpol PP

05 Mei 2021, 10: 45: 16 WIB | editor : Wijayanto

CARI MASALAH: Tersangka Putu Arimbawa, pembuat konten tentang penggunaan masker saat diamankan di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (4/5).

CARI MASALAH: Tersangka Putu Arimbawa, pembuat konten tentang penggunaan masker saat diamankan di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (4/5). (SURYANTO PUTRA MUJI/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Mulutmu harimaumu! Pelaku sekaligus pengunggah video yang viral di media sosial (medsos) Instagram akhirnya diamankan Polsek Lakarsantri bersama Polrestabes Surabaya. Putu Arimbawa, 28, warga Jalan Panca Warna yang tinggal di Jalan Mutiara VII/4, Driyorejo, Gresik, diamankan lantaran membuat konten Instagram yang mengejek para pengguna masker saat jalan-jalan di Pakuwon Mall. Putu bahkan mengejek dengan kalimat gob***k serta to**l pada pengunjung mal yang mengenakan masker.

Dalam video yang diunggah Arimbawa di medsos, saat itu ia menggendong anaknya. Kemudian mengarahkan kamera ke pengunjung yang mengenakan masker dan langsung bilang pengunjung gob**k dan to**l karena mengenakan masker. Video yang diunggah di akun @bigl.leo15 miliknya ini akhirnya viral dan memantik reaksi netizen. 

Video viral ini langsung ditindaklanjuti kepolisian karena kontroversial dan bisa memantik orang untuk tidak mengenakan masker. Setelah dilakukan penyelidikan akhirnya Putu Arimbawa diamankan di rumahnya. Dari keterangan yang bersangkutan, video itu dibuat pada Minggu (2/5) lalu. Kemudian, sesampainya di rumah, keesokan harinya ia mengunggahnya di Instagram hingga akhirnya viral. 

Baca juga: PLN UIT JBM Gelar Pasukan Pastikan Keandalan Pasokan Listrik

''Sudah kami amankan dan kami minta untuk membuat permohonan maaf terbuka," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian.

Oki mengatakan, tidak ada tindak pidana yang dilakukan Putu. Ia juga kooperatif saat ditangkap dan dimintai keterangan. Sehingga yang bersangkutan diserahkan ke Satpol PP Surabaya karena melanggar protokol kesehatan (prokes). "Kami serahkan ke Satpol PP Surabaya untuk diproses. Ia juga bersedia meminta maaf atas unggahannya ini,"ujarnya.

Putu Arimbawa mengaku dengan sadar membuat video tersebut. Ia masuk ke mal bersama adiknya dan mengenakan masker. Namun, kemudian ia lepas dan membuat video tersebut. 

Putu mengaku menyesal karena apa yang dilakukan itu hanya keisengan. "Saya meminta maaf pada warga Surabaya, khususnya atas ucapan saya yang mengatakan, menggunakan masker itu hal bodoh. Saya meminta maaf karena kata-kata saya mencederai semangat masyarakat untuk mematuhi prokes," ujarnya. (gun/rek)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP