alexametrics
Senin, 17 May 2021
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Panik Dikejar Korban, 2 Jambret Ini Malah Jatuh dan Ditangkap Massa

05 Mei 2021, 01: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

KENA BATUNYA: Tersangka Soleh (kiri) dan Badhad diamankan bersama barang bukti hasil jambret.

KENA BATUNYA: Tersangka Soleh (kiri) dan Badhad diamankan bersama barang bukti hasil jambret. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Jambret semakin merajalela jelang hari raya. Kali ini dua tersangka jambret ditangkap massa setelah dikejar dan diteriaki maling oleh korbannya. Tersangka Ach Soleh, 25, warga Jalan Ambengan Batu IV, Surabaya, dan Moch Badhad, 21, warga Jalan Kedinding V, Surabaya,  terjatuh lalu dikerubungi massa yang berada di sekitar lokasi.

Kejadian tersebut bermula ketika korban yang berboncengan dengan suaminya hendak pulang seusai membeli makanan di Ampel. Saat melintas di Jalan Tunjungan, ternyata ditutup.  Mereka akhirnya memutar melintas di Jalan Arjuno. 

Nah, tiba-tiba di depan Jasa Raharja, korban dipepet kedua tersangka yang mengendarai motor. "Tersangka  tiba-tiba berada di sisi kiri dan mengikuti sepeda korban," kata Kapolsek Tegalsari AKP Ricky Tri Dharma, Senin (4/5).

Baca juga: Tujuh Exit Tol Ruas Surabaya-Gempol Bakal Disekat pada 6-17 Mei 2021

Salah satu tersangka kemudian dengan cepat menarik tas korban dan kabur ke arah Jalan Kedungdoro. Korban dan suaminya yang mengetahui tas diambil langsung mengejarnya. Kejar-kejaran terjadi antara korban dan tersangka. Korban meneriaki tersangka jambet dan maling. 

Karena ketakutan, akhirnya keduanya jatuh dari sepeda motor. "Massa akhirnya mengerubungi kedua tersangka dan mengamankannya. Beruntung anggota yang sedang patroli sigap mengamankan keduanya," ujar AKP Ricky.

Kedua tersangka langsung diamankan di Mapolsek Tegalsari. Polisi juga menyita barang bukti tas korban berisi dompet dan uang Rp 236 ribu. Motor tersangka juga disita karena digunakan sebagai sarana pencurian. "Keduanya saat ini masih kami sidik. Untuk berapa kali mereka melakukan aksinya masih kami dalami," jelasnya.  (gun/rek)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP