alexametrics
Senin, 17 May 2021
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Ringankan Beban MBR, Khofifah Gratiskan Sewa 4 Rusunawa Milik Pemprov

04 Mei 2021, 09: 35: 59 WIB | editor : Wijayanto

RINGANKAN MBR: Rusunawa Sumur Welut milik Pemprov Jatim yang dibebaskan biaya sewanya untuk penghuni selama dua bulan.

RINGANKAN MBR: Rusunawa Sumur Welut milik Pemprov Jatim yang dibebaskan biaya sewanya untuk penghuni selama dua bulan. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terus melakukan berbagai upaya untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir, utamanya selama bulan Ramadan dan jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Khususnya, bagi kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Kebijakan terbaru, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membuat kebijakan untuk menggratiskan biaya sewa empat Rumah Susun Sewa (Rusunawa) milik Pemprov selama dua bulan ke depan. Penggratisan sewa rusunawa ini terhitung, mulai bulan Mei dan Juni 2021.

Keempat rusunawa milik Pemprov Jatim yang memiliki total hunian sebanyak 867 unit tersebut, yaitu Rusunawa Sumurwelut, Rusunawa Jemundo, Rusunawa Gunungsari, dan Rusunawa SIER. “Di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir, dan masih adanya PPKM Mikro, serta menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, sekaligus pendaftaran sekolah maka kami membuat kebijakan untuk membebaskan biaya sewa bagi warga penghuni di empat Rusunawa milik Pemprov. Yakni mulai bulan Mei dan Juni 2021,” jelas Khofifah.

Baca juga: Asik Isap Sabu di Kos, DJ Digerebek bareng Pacar dan Temannya

“Penggratisan sewa rusunawa selama dua bulan ke depan ini, kami harap bisa sedikit meringankan beban masyarakat. Sehingga, biaya sewa bisa dialokasikan untuk kebutuhan lainnya, dan masyarakat bisa tenang selama beribadah di bulan Ramadhan dan menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri, sekaligus jelang pendaftaran sekolah,” lanjutnya.

Khofifah menjelaskan, kebijakan penggratisan Rusunawa tersebut juga salah satunya karena masih adanya kebijakan PPKM Mikro. Yang tentunya, juga berimbas pada menurunnya penghasilan masyarakat termasuk para penghuni Rusunawa. Karenanya, penggratisan biaya sewa rusunawa ini diharapkan bisa dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat.

“Pemberlakuan PPKM Mikro ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk menekan laju penyebaran Covid-19, mari kita taati bersama. Dan kita ketahui bahwa pandemi Covid-19 ini memang berdampak terhadap semua lapisan masyarakat, apalagi mereka yang menghuni rusunawa,. Tetap tinggal di Rusunawa, Idul Fitri tahun ini jangan mudik dilu, “ urainya.

Berdasarkan data dari PU Cipta Karya Provinsi Jatim, total biaya sewa yang digratiskan dari 867 unit rusunawa tersebut mencapai Rp 446.840.000. Dengan rincian biaya sewa yang berbeda-beda untuk masing-masing rusunawa.

Masing-masing untuk Rusunawa Gunungsari sebanyak 268 unit, sewa yang dibebaskan selama 2 bulan yaitu Rp. 68.400.000. Kemudian Rusunawa SIER jumlah hunian 65 unit, sewa yang dibebaskan 2 bulan yaitu Rp. 16.700.000. Rusunawa Jemundo jumlah hunian 68 unit, sewa yang dibebaskan 2 bulan Rp. 17.420.000. Terakhir Rusunawa Sumurwelut jumlah hunian 466 unit, sewa yang dibebaskan 2 bulan yaitu Rp. 120.900.000.

“Semua kebijakan yang diambil ada aturannya, termasuk dengan pembebasan biaya sewa Rusunawa ini. Harapannya, kebijakan ini bisa dimanfaatkan dengan maksimal untuk kesejahteraan masyarakat Jatim,” pungkas Khofifah. (mus/rak)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP