alexametrics
Senin, 17 May 2021
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

14 Ribu PMI Asal Jatim Mudik, 4 Terkonfirmasi Positif Covid-19

04 Mei 2021, 08: 30: 29 WIB | editor : Wijayanto

Kepala Disnakertrans Jatim Himawan Estu Bagijo.

Kepala Disnakertrans Jatim Himawan Estu Bagijo. (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Sebanyak 14 ribu pekerja migran Indonesia (PMI) yang berasal dari Jawa Timur mulai berdatangan ke kampung halaman jelang Lebaran. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Jawa Timur menyebut, mulai 28 hingga 30 April, sebanyak 1.372 PMI sudah pulang dari berbagai negara tempat mereka mengais upah seperti Malaysia, Hongkong, Taiwan, Singapura dan Brunei.

Kepala Disnakertrans Jatim Himawan Estu Bagijo mengatakan, setibanya di Bandara Juanda, para PMI ini langsung dicek validitas surat swab PCR. Kemudian akan langsung masuk karantina di Asrama Haji Surabaya. ”Setelah dua hari karantina dan dinyatakan negatif Covid-19, maka mereka akan dijemput oleh pemerintah kabupaten/kota dan dikarantina di daerah asal masing-masing sampai hari kelima,” jelasnya.

Kepala Pelaksana Relawan Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya Radian Jadid menyebut pihaknya telah melakukan rapat koordinasi untuk penanganan PMI yang pulang ke Jatim. Jadid mengatakan, ada empat PMI dari Malaysia yang terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka langsung menjalani perawatan di RSLI. ”Tiga laki-laki dan satu perempuan,” ujarnya.

Baca juga: Keenakan Daring, Banyak Ortu yang Tolak Sekolah Tatap Muka

Kepala RSLI Surabaya Laksamana Pertama dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara mengatakan, keempat PMI itu dirawat di ruang isolasi berbeda. Hal itu untuk mengantisipasi munculnya varian baru Covid-19. Untuk memastikan tak ada mutasi virus corona, Nalendra mengatakan, pihaknya telah mengirim sampel swab ke Litbangkes. Nantinya, sampel tersebut akan diteliti lebih lanjut.

”Jangan sampai Covid-19 yang bersumber dari luar negeri membawa dan menebarkan varian baru yang lebih berbahaya di Indonesia. Juga perlu saya tekankan, bahwa menghadapi Covid-19 ini kuncinya tetap pada ketaatan dalam menjalankan protokol kesehatan,” pungkasnya. (mus/rek)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP