alexametrics
Senin, 17 May 2021
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

5 Oknum Polisi yang Tertangkap Nyabu di Hotel Terancam Dipecat

03 Mei 2021, 01: 30: 59 WIB | editor : Wijayanto

TEGAS: Kapolrestabes Surabaya Jhonny Eddizon Isir menyampaikan keterangan terkait anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang kedapatan pesta sabu.

TEGAS: Kapolrestabes Surabaya Jhonny Eddizon Isir menyampaikan keterangan terkait anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang kedapatan pesta sabu. (SURYANTO PUTRA MUJI/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA  - Lima oknum anggota Polrestabes Surabaya yang diamankan Paminal Mabes Polri terkait dugaan pesta sabu-sabu (SS) di sebuah hotel di wilayah Wonokromo langsung menjalani pemeriksaan. Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Johnny Eddizon Isir memastikan proses hukum akan terus berlangsung dan yang terbukti bersalah akan dihukum. 

Tercatat ada lima oknum anggota yang diamankan saat pesta sabu di kamar hotel. Mereka adalah Iptu EJ, Iptu MS, Aipda AP, Brigadir S, dan Brigadir PS. Ada pula tiga warga sipil yang ikut diciduk yakni CC, D, dan IS. 

Saat ini, lima oknum ini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Bidpropam Polda Jatim. Sementara barang bukti yang diamankan terdiri dari sabu-sabu (SS) 27,4 gram, delapan butir pil happy five dan satu butir pil ekstasi. Kelima oknum ini disidik terkait dengan dugaan pelanggaran profesi dan pidana narkotikanya. Ia menyatakan tidak akan menolerir oknum anggota yang menyalahgunakan narkoba.

Baca juga: Bidik Market Milenial, CitraHarmoni Kembali Rilis Tipe Niigata

Kapolres menegaskan, anggota operasional di lapangan harus berdedikasi dan berintegritas dalam menjalankan tugas. Sebab, mereka bersentuhan langsung dengan bandar narkoba. "Ingat, apapun akan dilakukan sindikat jaringan narkoba untuk menggagalkan upaya kepolisian memberantas peredaran narkoba di Indonesia," tegasnya.

Ia pun meminta anggota Polrestabes Surabaya terus menjaga integritas dan dedikasi dalam memberantas narkoba. Ia juga berterima kasih pada anggotanya yang masih berkomiten dan berintegritas dalam memberantas narkoba. "Kami terima kasih pada anggota yang terus berkomitmen memberantas narkoba. Apalagi sebelumnya kami sempat menggagalkan (pengiriman) sabu sebanyak 10 kilogram," terang polisi asal Papua itu.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta geram atas apa yang dilakukan oleh lima oknum anggota yang digerebek saat pesta sabu di salah satu hotel di Surabaya selatan. Sebab, ulah para oknum itu dinilai mencoreng nama baik institusi. "Saya sangat menyesalkan anggota terlibat dalam narkoba. Kerja keras kita memberantas narkoba justru tercoreng oleh ulah oknum seperti ini," tegas Nico.

Ia menambahkan, kelima anggota tersebut akan ditindak tegas. Bahkan, ia tak segan akan memberikan sanksi berat berupa pemecatan dari anggota Polri atau pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH). "Akan kita pecat. Tidak ada toleransi untuk pelaku narkoba," tandasnya. 

Mantan Kapolda Kalimantan Selatan ini menyatakan akan melakukan pembinaan dan pengawasan secara internal untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polda Jatim. "Sebetulnya pengawasan, tes narkoba, itu rutin kita laksanakan secara mendadak. Ke depan akan kita tingkatkan lagi," tandasnya. (gun/rus/rek)

(sb/gun/rus/jay/JPR)

 TOP