alexametrics
Senin, 17 May 2021
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Polisi Masih Buru Enam Pencuri Modus Pecah Kaca Antar Kota

02 Mei 2021, 15: 50: 46 WIB | editor : Wijayanto

KOMPLOTAN: Tersangka Ahmad Shohibul, Najib Mahmudi, dan Ali yang diamankan di Polda Jatim.

KOMPLOTAN: Tersangka Ahmad Shohibul, Najib Mahmudi, dan Ali yang diamankan di Polda Jatim. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Polisi sedang memburu enam pencuri modus pecah kaca mobil yang sudah beraksi di 15 lokasi di wilayah hukum Polda Jatim. Enam pelaku itu masih satu jaringan dengan tiga tersangka yang telah ditangkap. ”Masih dalam upaya pengejaran. Mohon doanya,” ujar Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Hariyanto melalui Kasubdit Jatanras AKBP Lintar Mahardono.

Informasi yang dihimpun Radar Surabaya, enam pelaku identitasnya sudah diketahui. Polisi masih mencari keberadaan komplotan pencuri tersebut. ”Mereka warga Probolinggo,” sebutnya.

Para tersangka sudah berulang kali melakukan aksi kejahatan. Di antaranya, di Probolinggo tersangka beraksi di parkiran swalayan Jalan Sukapura, depan rumah Jalan Raya Dungun, Tongas, Probolinggo, warung bakso Jalan Curah Ginting, Probolinggo, dan depan koperasi Jalan Mastrip, Kota Probolinggo.

Baca juga: Sejak Dilaunching 1 April, Baru 829 Warga Surabaya yang Daftar JKS

Di Bondowoso, di depan toko Jalan KH Wahid Hasyim. Di Ngawi, tersangka beraksi di depan BRI Unit Soko, Paron, Ngawi. Kemudian di Bojonegoro, di depan toko Jalan Panglima Polim, Bojonegoro, Batu, di depan warung bakso Jalan Sajid, Batu, Malang. Di Lumajang tersangka beraksi di Jalan Cokrosujono, Jalan Raya Pasirian, Jalan Raya Bengawan Solo, dan depan ATM BCA Jalan Gatot Subroto, Lumajang.

Di Pasuruan tersangka beraksi di depan toko bangunan Jalan Sulawesi, dan di Kelurahan Kiduldalem, Bangil, Pasuruan. Di Sampang, tersangka beraksi di Jalan KH Wahid Hasyim, Sampang. Sebelumnya, polisi membekuk tiga pelaku pencurian dengan modus pecah kaca.

Tersangka Ahmad Shohibul, 31, warga Desa Resongo, Kuripan, Probolinggo. Dua tersangka lain, Najib Mahmudi, 19, dan Ali, 35, warga Dusun Krajan, Desa Menyono, Kuripan, Probolinggo. ”Tersangka sudah beraksi di 15 TKP wilayah hukum Polda Jatim dengan kerugian korban Rp 1, 10 miliar,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko. (rus/rek)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP