alexametrics
Senin, 17 May 2021
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Sejak Dilaunching 1 April, Baru 829 Warga Surabaya yang Daftar JKS

02 Mei 2021, 15: 30: 29 WIB | editor : Wijayanto

PERMUDA H PENDA FTARA N: Petugas Puskesmas mendapatkan sosialisasi dengan aplikasi Edabu Jamkesda BPJS Kesehatan untuk layanan JKS.

PERMUDA H PENDA FTARA N: Petugas Puskesmas mendapatkan sosialisasi dengan aplikasi Edabu Jamkesda BPJS Kesehatan untuk layanan JKS. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Sejak program Jaminan Kesehatan Semesta (JKS) di-launching pada 1 April, hingga 28 April warga Surabaya yang telah mendaftar mencapai 892 orang. Angka 892 tersebut merupakan gabungan pendaftar dari rumah sakit maupun kelurahan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita memastikan angka tersebut terus bertambah tiap jamnya untuk pendaftar JKS. Oleh karena itu dirinya berharap ke depan semakin banyak lagi warga Surabaya yang memanfaatkan layanan JKS dengan melakukan pendaftaran JKS.

Pendaftaran tersebut sangat mudah warga cukup dengan mendatangi kantor kelurahan terdekat, warga bisa langsung mendaftar dengan membawa persyaratan berupa KTP. Apabila sewaktu-waktu warga sakit, maka tinggal membawa KTP untuk berobat ke puskesmas terdekat yang ada di Surabaya.

Baca juga: 47 Legislator DPRD Jatim Belum Setor Laporan Harta Kekayaan

“Kami berharap semua warga menyempatkan diri mendaftarkan. Sebaiknya daftar di kelurahan artinya pada saat kondisi masih sehat jangan menunggu sakit. Tetapi untuk warga yang sedang sakit tetap dilayani di puskesmas terdekat. Untuk mekanisme rujukan tetap berjenjang,” harapnya.

Pihaknya juga melakukan pendampingan selama beberapa hari ke depan. Hal itu penting dilakukan, agar seluruh kelurahan benar-benar memahami dan dapat membantu warganya dalam mendaftarkan kepesertaan JKS. “Cukup diselesaikan di tingkat kelurahan saja. Daftarnya di kelurahan, kalau sudah terlanjur sakit maka bisa langsung daftarnya sekalian berobat di puskesmas,” jelasnya.

Tak hanya itu pihaknya juga meluncurkan aplikasi Edabu Jamkesda BPJS Kesehatan. Wanita yang akrab disapa Feny itu menjelaskan, aplikasi itu disiapkan oleh BPJS Kesehatan untuk menginput data warga yang akan tergabung dalam kepesertaan JKS.

Aplikasi ini hanya dapat diakses oleh internal Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Jadi mulai dari awal, lalu untuk yang terlibat dalam sosialisasi itu adalah kepala puskesmas, petugas IT, bidan dan kelurahan yang mendampingi ibu hamil sampai dengan melahirkan juga kita libatkan,” katanya. (rmt/nur)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP