alexametrics
Senin, 17 May 2021
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Keluarga Kru KRI Nanggala 402 Tabur Bunga di Laut Bali

02 Mei 2021, 13: 42: 53 WIB | editor : Wijayanto

CINTA ABADI: Keluarga 53 kru KRI Nanggala 402 melakukan tabur bunga di Laut Bali, Jumat (30/4).

CINTA ABADI: Keluarga 53 kru KRI Nanggala 402 melakukan tabur bunga di Laut Bali, Jumat (30/4). (DOK/JAWAPOS)

Share this      

SURABAYA – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudho Margono menyebut tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 menjadi catatan kelam bagi sejarah TNI AL. Hal itu disampaikan KSAL ketika memimpin upacara tabur bunga bersama keluarga kru KRI Nanggala 402 di atas KRI dr Soeharso, Jumat (30/4).

”Musibah ini merupakan catatan kelam dalam sejarah TNI Angkatan Laut, khususnya bagi keluarga besar kapal selam atau Korps Hiu Kencana,” ujar Laksamana Yudho Margono.

KSAL mengaku sangat kehilangan 53 prajurit terbaik bangsa yang gugur dalam peristiwa tragis pada 21 April lalu di perairan Bali Utara. Ia mengatakan bahwa kehilangan prajurit menorehkan perasaan duka yang mendalam, baik bagi segenap anggota keluarga prajurit maupun bagi TNI AL, TNI, bangsa, dan negara. ”Untuk itu, selaku Kepala Staf Angkatan Laut dan atas nama keluarga besar TNI Angkatan Laut, saya mengajak kita senantiasa mendoakan para prajurit kesatria KRI Nanggala 402,” kata KSAL.

Baca juga: BP Tapera Teken Kontrak Pengelolaan Dana dengan BRI sebagai Kustodian

”Semoga Tuhan yang Maha Kuasa, Allah SWT memberikan tempat terbaik dan mulia bagi mereka semua di sisi-Nya.” KSAL menambahkan, perjuangan 53 kru KRI Nanggala 402 tidak akan lekang oleh waktu. ”Demikian pula rasa simpati kami yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan,” imbuh KSAL.

Adapun tabur bunga ini merupakan kegiatan penghormatan terakhir kepada 53 kru KRI Nanggala 402 yang gugur di medan latihan. Hingga kini tim SAR masih terus melakukan evakuasi terhadap KRI Nanggala 402. Diketahui, KRI Nanggala 402 tenggelam di kedalaman 838 meter dari permukaan laut.

Panglima Koarmada II Laksda TNI ING Sudihartawan ikut serta mendampingi Kasal Laksamana TNI Yudo Margono memberikan penghormatan terakhir kepada para patriot bangsa pengawak KRI Nanggala 402 dalam upacara tabur bunga yang digelar di geladak heli KRI dr Soeharso 990 kemarin.

Sekitar 150 anggota keluarga yang terdiri dari istri, anak, orang tua, maupun kerabat lainnya dari 53 awak KRI Nanggala ikut hadir memanjatkan doa untuk ketenangan dan kedamaian arwah para awak di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Sekaligus memenuhi rasa rindu dan keingintahuan keluarga, maka upacara tabur bunga dilaksanakan langsung dari lokasi tenggelamnya KRI Nanggala 402 di perairan Laut Bali.

“Jauh di dasar laut ini, telah terbaring para prajurit pemberani KRI Nanggala 402 dalam keheningan dalamnya laut. Namun demikian, jiwa dan semangat mereka terus membara dan tetap menjadi penyulut semangat kami yang akan meneruskan pengabdian mereka,“ tutur KSAL.

Sementara itu, terkait upaya evakuasi kapal selam KRI Nanggala, KSAL mengungkapkan bahwa TNI AL akan berupaya keras untuk dapat mengangkat badan kapal selam itu dari dasar laut. Tentu saja perlu perencanaan yang matang karena berada pada kedalaman 838 meter di bawah permukaan laut. (gun/rek)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP