alexametrics
Senin, 17 May 2021
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya
Kakorlantas Polri Cek Pos Penyekatan Mudik

Nopol Luar Surabaya-Sidoarjo-Gresik Akan Diperiksa Masuk Surabaya

29 April 2021, 18: 45: 41 WIB | editor : Wijayanto

PENCEGAHAN: Petugas gabungan melakukan penyekatan di pintu masuk Surabaya depan Mal Cito Surabaya.

PENCEGAHAN: Petugas gabungan melakukan penyekatan di pintu masuk Surabaya depan Mal Cito Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Kepala Korp Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono mengecek kesiapan pos Operasi Ketupat Satlantas Polrestabes Surabaya di Bundaran Waru, Surabaya, Kamis siang (29/4).

Dalam kesempatan tersebut, Kakorlantas juga memantau sosialisasi larangan mudik dan uji coba penyekatan yang dilakukan Satlantas Polrestabes Surabaya.

"Operasi Ketupat 2021 adalah operasi kemanusiaan, tindakan di lapangan harus persuasif humanis," ujar Istiono didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Johny Edison Isir, Kamis (29/4).

Baca juga: DINKES: 20 Ribu Warga Surabaya Divaksin Tiap Hari

Jenderal polisi bintang dua itu menjelaskan, dari hasil pengecekan pos Operasi Ketupat dan Pos Penyekatan di wilayah Polda Jawa Timur telah siap.

"Para Kapolres menyatakan siap siaga. Dan sudah kita cek titik-titik penyekatan baik personelnya, sarana prasarana, cara bertindak di lapangan, koordinasi lintas sektoral sangat bagus," ungkapnya.

Disinggung terkait kemungkinan pemudik yang akan melintas di jalur tikus, Istiono menyebut para Kapolres sudah siap siaga. Menurutnya, nanti anggota PPKM mikro akan mengecek bagi pemudik dan melakukan tes antigen.

"Sudah diantisipasi para Kapolres jajaran bila masuk ppkm mikro, itulah yang menentukan yang pro aktif mengecek RT RW siapa yang mudik dicek. Tes antigen gratis, siapa positif langsung dimasukkan rumah sakit atau isolasi mandiri," bebernya.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Candra menambahkan, dalam sosialisasi penyekatan kendaraan yang masuk ke Surabaya bernomor polisi L dan W jalurnya dipisah dengan nopol diluar tersebut.

"Kami lakukan pemisahan jalur sesuai dengan plat nomor. Plat nomor L dan W bisa langsung jalan, namun diluar plat L dan W akan disediakan jalur sendiri untuk dilakukan pemeriksaan," ucapnya. Teddy menyatakan, pemeriksaan meliputi keperluan pengendara masuk Kota Surabaya, KTP, dokumen kendaraan dan bagasi kendaraan bila diperlukan.

"Kalau kerja ya harus ada surat keterangan kerjannya. Selain itu kami juga melakukan sosialisasi larangan mudik bagi masyarakat," tandasnya.(rus/jay)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP