alexametrics
Senin, 17 May 2021
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Curi Sepeda Angin, Penjual Buah Dijebloskan Bui

29 April 2021, 16: 48: 41 WIB | editor : Wijayanto

TAK BERKUTIK: Tonir diamankan di Polsek Wonokromo bersama barang bukti sepeda angin.

TAK BERKUTIK: Tonir diamankan di Polsek Wonokromo bersama barang bukti sepeda angin. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - M Tonir, 41, warga Desa Jadih, Socah, Bangkalan, Madura, bakal merayakan Idul Fitri di dalam penjara. Pria yang tinggal di Jalan Simo Gunung Kramat VIII, Surabaya, itu ditangkap usai tepergok mencuri sepeda angin di Jalan Wonokitri VIII/72, Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Pranoto mengungkapkan, tersangka mencuri sepeda milik keponakan Heri Purwanto pada Sabtu (25/4) sekitar pukul 02.30. Aksi penjual buah itu dipergoki Purwanto yang saat itu hendak membeli makanan sahur. 

Pelaku lalu diteraki maling dan dikejar bersama warga. Sejurus kemudian, anggota Opsnal Reskrim Polsek Wonokromo yang sedang patroli kring serse juga turut mengejar pelaku. "Tersangka ditangkap bersama warga di depan minimarket Jalan Wonosari Kidul," kata Arie, Rabu (28/4). 

Baca juga: Ramadan Dorong Kesempurnaan Ibadah

Saat diringkus, lanjut Arie, tersangka tak dapat mengelak karena membawa sepeda angin merek Phoenix warna  hitam strip biru milik korban. "Modusnya, tersangka beraksi menjelang sahur. Dia mencuri sepeda korban yang ada di teras rumah tidak terkunci," sebutnya. 

Sementara itu, tersangka Tonir mengaku nekat mencuri sepeda karena butuh uang untuk mencukupi keperluan sehari-hari selama bulan Ramadan. Sebab, harga bahan pokok cenderung meningkat, sementara penghasilannya pas-pasan saja. "Sepeda saya mau jual rencana untuk makan sehari-hari dan mencukupi kebutuhan," ucap Tonir. (rus/rek)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP