alexametrics
Sabtu, 31 Jul 2021
radarsurabaya
Home > Gresik
icon featured
Gresik

Muliakan Ujung Tombak Layanan Publik, RT/RW Diberi BPJS Tenaga Kerja

16 April 2021, 14: 43: 04 WIB | editor : Wijayanto

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (DOK/JPC)

Share this      

SURABAYA - Setelah menaikkan biaya operasional untuk RT, RW serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), kini Pemkot Surabaya berencana untuk memberikan jaminan BPJS Ketenagakerjaan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku bahwa RT/RW merupakan ujung tombak yang selama ini bekerja untuk pemerintah kota Surabaya. Termasuk dalam memberikan data masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sehingga nanti pihaknya akan memberikan jaminan BPJS Ketenagakerjaan. "Ya ke depannya, karena kami sudah intensifkan kenaikan operasional RT/RW. Namun kita akan sesuaikan anggaran yang ada saat ini. Kalau anggarannya cukup untuk kepentingan umat Surabaya, untuk kepentingan rakyat, buat apa saja simpan lagi kalau ada uangnya, nanti kita fikirkan lagi,” ungkapnya.

Ia juga memastikan bahwa semua jajaran Pemkot Surabaya dan jajaran BUMD-nya sudah terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan. "Kalau di Pemkot Surabaya, baik ASN dan non-ASN serta pegawai BUMD insyaallah sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Setelah ini akan kami fikirkan lagi yang mana yang harus kami sentuh, dan insyaallah ini akan selalu berkelanjutan,” katanya.

Baca juga: 2 WNI Dibekuk Curi Data Pribadi Warga AS untuk Bobol Dana Covid-19

GARDA DEPAN: Kampung sebagai ujung tombak pelayanan publik termasuk dalam pencegahan covid-19.

GARDA DEPAN: Kampung sebagai ujung tombak pelayanan publik termasuk dalam pencegahan covid-19. (DOK/JPC)

Eri Cahyadi juga mengaku senang karena kemarin BPJS Ketenagakerjaan bisa menunjukkan bahwa kalau ada orang yang kesusahan langsung dibantu dan bisa keluar santunannya. Sebab, ia tidak ingin kalau sudah bayar tapi tidak keluar-keluar santunannya.

Secara simbolis, bantuan yang dilakukan di Balai Kota Surabaya itu diberikan kepada beberapa perwakilan serikat pekerja dan serikat buruh. Bantuan itu diberikan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan dan juga perayaan Hari Buruh.

Selain memberikan bantuan beras, BPJS juga menyalurkan santunan uang kepada beberapa ahli waris pegawai atau staf Pemkot Surabaya. Para ahli waris itu sengaja diundang untuk menerima santunan dari BPJS yang secara simbolis diserahkan oleh Wali Kota Surabaya.

Sementara itu, Deputi Direktur (Depdir) BPJAMSOSTEK Jatim Deny Yusyulian menjelaskan, bantuan ini merupakan salah satu bentuk kemitraan strategis antara BPJAMSOSTEK dengan Pemkot Surabaya dan juga serikat pekerja. Sebab, ia ingin memberikan kebahagiaan di bulan suci Ramadan ini.

“Jadi, di bulan Ramadan ini bagaimana kami bisa memberikan sebagian rejeki yang kita miliki untuk kita berikan kepada kawan-kawan lainnya dalam bentuk bantuan beras ini,” katanya.

Deny juga menjelaskan, dukungan Pemkot Surabaya sangat luar biasa kepada BPJS Ketenagakerjaan. Sebab, ASN dan non-ASN sudah didaftarkan semuanya. “Kira-kira totalnya 21 ribu, jadi sudah sangat luar biasa,” pungkasnya. (rmt/nur)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP