alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsurabaya
Home > Iso Ae
icon featured
Iso Ae

Menolak Dicerai, Istri Dijebak Pakai Sabu

09 April 2021, 00: 41: 00 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: JUJUK SUWANDONO/RADAR SURABAYA)

Share this      

Menolak bercerai, pria di Surabaya sempat bikin heboh. Donwori mengancam istrinya dengan cara tak lazim. Pria 30 tahun ini menjebak Karin menggunakan narkoba.

Ginanjar Elyas Saputra-Wartawan Radar Surabaya

Rumah tangga Donwori dan Karin ini sudah terkenal rumit di daerahnya, salah satu gang sempit di kawasan Wonokromo.  Pasangan muda yang sering cekcok. Tak heran kalau dari rumah mereka, sering terdengar suara piring atau gelas pecah. Bukan karena jatuh, tapi dilempar.

Baca juga: Polisi Harus Tindak Gerakan Radikal Melalui Medsos

Baik Donwori maupun Karin sama-sama keras kepala. Tak ada yang mau mengalah. Sampai akhirnya Karin tidak betah dan memilih menggugat cerai di Pengadilan Agama (PA) Klas IA Surabaya. Segala berkas gugatan sudah dimasukkan. Tingga nunggu panggilan siding atau mediasi.

Nah, di sela waktu menunggu panggilan siding itu, Donwori berbuat licik. Pada dasarnya, ia tak ingin menceraikan Karin. Makanya itu, segala usaha dilakukan Donwori agar perceraian tidak terwujud. 

Dan usaha Donwori ini aneh sekali. Nyeleneh, nyerempat bahaya. Tapi, Donwori sudah memperhitungkan baik buruknya. “Ia menjebak saya,” kata Karin. Tentu saja jawaban Karin itu bikin bingung Radar Surabaya. Apa maksudnya? 

Donwori menjebak Karin dengan sabu-sabu. Ceritanya, Donwori membeli sabu-sabu. Dia pakai nama Karin. “Seolah-olah yang pesen sabu itu saya. Padahal dia sendiri yang pesen,” ungkapnya.

Gara-gara pesan sabu itu, Karin keciduk. Ia diperiksa polisi. Ditanyai macam-macam. “Pertanyaan yang saya gak paham sama sekali. Karena saya memang nggak tahu apa-apa. Apalagi ini soal sabu-sabu,” papar perempuan yang perawakannya tomboy itu.  

Kepada polisi, Karin mengatakan barang haram itu bukan miliknya.  Sementara Donwori juga tidak mengaku kalau ia memesan sekaligus memakai sabu tersebut. Tapi, setelah diselidiki lebih lanjut  akhirnya Donwori mengaku beli sabu-sabu itu dari seseorang seharga Rp 150 ribu per paket untuk menjebak Karin. 

Berdasarkan bukti chating dengan seorang pengedar, akhirnya terbukti pemesan sabu tersebut adalah Donwori. Suaminya pun diamankan polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.  Sementra itu Karin tetap menggugat cerai Donwori. “Wis nggak betah aku. Mending cerai ae,” pungkas Karin.  (*/opi)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP