alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Tunjukkan Dokumen, Satreskoba Pastikan BB Sabu 11 Kg Tidak Hilang

08 April 2021, 23: 23: 40 WIB | editor : Wijayanto

BUKTI OTENTIK: Petugas menunjukkan dokumen terkait barang bukti narkoba yang dimusnahkan di Mapolrestabes Surabaya.

BUKTI OTENTIK: Petugas menunjukkan dokumen terkait barang bukti narkoba yang dimusnahkan di Mapolrestabes Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Berita miring tentang 11 kilogram sabu-sabu (SS) yang diduga hilang disanggah Satrenarkoba Polrestabes Surabaya. Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya dengan terdakwa Agus Hariyanto, 30, warga Palembang, sempat diduga ada barang bukti yang hilang. Namun, ternyata barang bukti sabu 11 kilogram tersebut sudah dimusnahkan saat pemusnahan barang bukti narkoba pada Oktober 2020 lalu di Mapolrestabes Surabaya.

Wakasatresnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Heru Dwi Purnomo memastikan tidak satu gram pun barang bukti yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Pihaknya melakukan penyidikan secara profesional. "Kami abukti berita acara. Pemusnahan tersebut sudah kami lengkapi berkasnya sesuai prosedur," ujarnya.

Heru menjelaskan, penangkapan tersebut bermula di Semarang dengan barang bukti lima kilogram sabu. Satrenarkoba Polrestabes Surabaya kemudian menemukan gudang penyimpanan sabu di salah satu apartemen di wilayah Surabaya. Barang buktinya 23 kilogram sabu dan ekstasi 20 ribu butir.

Baca juga: Garap Nasabah Pebisnis, Bank Mandiri Gencarkan Program MDU

Nah, polisi mengembangkan jaringan atasnya hingga menangkap Agus Hariyanto dengan barang bukti 10 kilogram sabu. Kemudian Riki Rinaldo, 32, sebanyak 10 kilogram sabu serta Nur Cholis, 41, warga Keputran Kejambon II, Surabaya, dengan barang bukti satu kilogram sabu.

Tersangka Riki dan Nur Cholis akhirnya diberi tindakan tegas, terukur, dan keras hingga akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Dari dua tersangka yang ditembak mati itu, polisi menyita 11 kilogram sabu. Saat menangkap ketiganya, salah satu polisi menderita luka sabetan karena perlawanan tersangka. "Kami sudah uji di laboratorium. Hasilnya, kristal putih itu mengandung amfetamin," ujarnya. (gun/rek)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP