alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsurabaya
Home > Ekonomi Surabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Meski Stok Aman, Harga Daging Ayam dan Telur Mulai Naik Jelang Ramadan

08 April 2021, 09: 43: 28 WIB | editor : Wijayanto

MOMEN TAHUNAN: Pasokan daging ayam maupun telur mengalami surplus, akan tetapi efek psikologis jelang Ramadan membuat harganya melambung.

MOMEN TAHUNAN: Pasokan daging ayam maupun telur mengalami surplus, akan tetapi efek psikologis jelang Ramadan membuat harganya melambung. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Jelang Ramadan, harga daging ayam dan telur mengalami kenaikan. Meski demikian Dinas Peternakan Jawa Timur (Disnak Jatim) menyebut kalau stok dua komoditas ini masih surplus. “Stoknya masih aman dan kenaikannya masih dalam batas kewajaran,” ujar Plt Kepala Dinas Peternakan Jatim Mohammad Gunawan Saleh.

Gunawan mengatakan, dari data Disnak Jatim, untuk daging ayam stok awal dan pengadaan pada bulan April ada 43.406 ton. Sementara kebutuhan untuk di Jatim maupun luar Jatim sebanyak 30,256 ton. “Sehingga masih surplus 13,149 ton,” katanya.

Sementara untuk telur ayam ras untuk stok awal dan pengadaan pada bulan April sebanyak 54.766 ton. Sedangkan kebutuhan baik untuk di Jatim dan di luar Jatim ada 32.172 ton. “Sehingga, masih ada surplus 22.594 ton,” ungkapnya.

Baca juga: Kendalikan Covid, Gubernur Perpanjang PPKM Mikro hingga 19 April

Lebih lanjut Gunawan meminta masyarakat tidak perlu risau terkait ketersediaan daging ayam dan telur di Jatim, karena stoknya surplus. Menurutnya, meskipun ada kemungkinan terjadi kenaikah tetapi masih terjangkau. “Kami berharap ketersediaan yang cukup ini tidak menimbulkan gejolak harga yang mencolok,” ujarnya.

Diketahui dari data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jatim per Rabu (7/4), daging ayam broiler per kilogram harga rata-rata Jatim adalah Rp 36.367. Harga rata-rata tertinggi di Kabupaten Sumenep Rp 42.500 dan harga rata-rata terendah di Kabupaten Lumajang Rp 31.000. Kemudian daging ayam kampung harga rata-rata Jatim adalah Rp 60.999. Harga rata-rata tertinggi di Kabupaten Lamongan Rp 83.750 dan harga rata-rata terendah di Kabupaten Nganjuk Rp 40.000.

Sedangkan untuk telur harga rata-rata Jatim adalah Rp 21.884 Harga rata-rata tertinggi di Kabupaten Pasuruan Rp 23.733 dan harga rata-rata terendah di Kabupaten Bangkalan Rp 20.000, “Untuk harga, ranahnya di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim. Di Disnak Jatim bertugas menjaga suplai agar tidak kekurangan stok yang menyebabkan harga naik. Kalau saat ini kenaikan dikarenakan harga psikologis bukan karena stok,” jelasnya.   

Untuk mengantisipasi lonjakan harga daging ayam dan telur yang di luar kewajaran, menurutnya Disnak Jatim bekerja sama dengan Disperindag Jatim juga aktif menggelar operasi pasar yang sudah terjadwal dengan baik. Selain itu juga mengirim surat ke dinas peternakan kabupaten dan kota untuk melakukan pengawasan. “Kami memiliki pengawas yang tersebar di seluruh Jatim. Tugasnya melakukan pemantauan, pemeriksaan hingga pengawasan produk ternak yang beredar di pasaran,” pungkasnya. (mus/nur)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP