alexametrics
Jumat, 16 Apr 2021
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Masjid Al Akbar Siap Gelar Tarawih dengan Protokol Kesehatan Ketat

Seluruh Imam, Muazin, Marbot Sudah Divaksin

07 April 2021, 10: 17: 26 WIB | editor : Wijayanto

TERAPKAN PROKES: Marbot Masjid Al Akbar rutin membersihkan karpet dan menyemprotkan disinfektan sebagai persiapan menyambut bulan Ramadan.

TERAPKAN PROKES: Marbot Masjid Al Akbar rutin membersihkan karpet dan menyemprotkan disinfektan sebagai persiapan menyambut bulan Ramadan. (DOK/JAWAPOS)

Share this      

SURABAYA - Masjid Nasional Al Akbar Surabaya sudah siap menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Pada Ramadan tahun ini, Masjid Al Akbar Surabaya akan menggelar ibadah salat tarawih berjamaah. Namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 secara ketat. 

"Masjid Nasional Al Akbar Surabaya insyaa Allah  akan menyelenggarakan salat tarawih 1442 H dengan prokes ketat," kata Humas Masjid Al Akbar Surabaya, Helmy M Noor, kemarin.

Helmy mengatakan, 240 imam, muazin, guru ngaji dan marbot di Masjid Al Akbar Surabaya telah melaksanakan vaksinasi Covid-19. Sementara untuk pelaksanaan salat tarawih dilaksanakan dengan kuota 25 persen dari kapasitas masjid dan menerapkan jaga jarak. "Contoh pelaksanaan seperti kuota salat Jumat yang sudah berlangsung selama ini," imbuh Helmy.

Baca juga: Ajak Kaum Wanita Indonesia Jadi Ujung Tombak Pelestarian Lingkungan

Sedangkan jemaah tarawih masuk ke area salat melalui sisi utara yakni pintu nomor 3 dan sisi timur atau pintu nomor 23 dan sisi selatan atau pintu nomor 43. 

Helmy menambahkan, jamaah juga diwajibkan mengenakan masker, melalui pengecekan suhu tubuh, masuk bilik sterilisasi dan mencuci tangan dengan hand sanitizer atau sabun dengan air yang mengalir. "Para jelamaah juga diimbau membawa sajadah sendiri. Saf jemaah salat tarawih adalah jaga jarak sesuai ketentuan dan sudah diberi tanda," tambah Helmy.

Sementara untuk menghindari kerumunan usai salat, Helmy mengatakan, alas kaki jamaah wajib dimasukkan kantong dan dibawa masuk ke dalam masjid dengan ditaruh samping saf. Namun, jamaah diimbau membawa kantong sendiri.

Tak hanya itu, Helmy memaparkan, untuk bacaan imam tarawih adalah surat-surat pendek. Lalu, usai salat tarawih tidak ada salaman dan Masjid Al Akbar akan ditutup 30 menit selesai salat tarawih atau sekitar pukul 21.00 WIB. (mus/rak)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP