alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Bapak Ajak Anang Nyolong Motor di Supermarket

05 April 2021, 02: 36: 36 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi curanmor

Ilustrasi curanmor (DOK/JPG)

Share this      

SURABAYA-Polisi menetapkan Abi Suardana alias AS sebagai tersangka kasus pencurian motor (curanmor). Pria 41 tahun asal Sumenep itu sudah ditahan. Sementara, hasil penyidikan, anaknya tidak ikut melakukan pencurian motor.

"Hanya satu orang bapaknya. Anaknya yang umur 11 tahun nggak ngerti apa-apa hanya diajak ke Superindo," ujar Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Esti Setija Oetami.

Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal Iptu Marji Wibowo menambahkan, tersangka mengajak anaknya untuk ke superindo dengan modus hendak belanja. "Namun sesampai di sana. Ayahnya mencuri motor korban," sebutnya.

Baca juga: Pemkot Surabaya Hapus Denda PBB Mulai 1 April-30 Juni

Pihaknya menyebut masih melakukan pendalaman dan pengembangan untuk mengungkap secara gamblang sepak terjang tersangka. "Mohon waktu. Nanti dirilis," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi pencurian motor berhasil digagalkan sekuriti supermarket Jalan Raya Darmo Satelit Utara KN 9, Tanjungsari, Sukomanunggal, Surabaya, Rabu malam (31/3). 

Korbannya, Tulus Subagyo, 60, warga Jalan Manukan Lor IV J, Surabaya. Sementara pelaku AS, 41, warga Sumenep berhasil diamankan beserta anaknya. Salah satu sekuriti supermarket, Aditya Rhozan mengatakan, pelaku beraksi sekitar pukul 18.30. Awalnya, saat itu tersangka datang berboncengan motor Honda Vario warna hitam merah menuju ke basement tempat parkir supermarket bersama anaknya berusia 7 tahun.

Setelah memarkir kendaraan, pelaku lalu naik menuju tempat parkir depan supermarket. Di depan supermarket, saat itu terparkir motor Honda Vario Nopol L 5772 SV milik korban yang sudah dikunci setir.

Nah saat itu korban dan istrinya masuk berbelanja. Melihat situasi aman, pelaku lalu menuju motor korban dan merusak kunci setir. "Saat merusak kunci setir, pelaku dipergoki teman sekuriti yang berjaga di depan pintu. Pelaku lalu diteriaki maling," ujar Aditya kepada Radar Surabaya.

Dijelaskan Aditya, pelaku yang bertugas sebagai eksekutor sudah berhasil merusak kunci setir. Bahkan, nyaris membawa kabur motor korban. "Pelaku sempat kabur, dan memanggil anaknya. Namun lebih dahulu ditangkap," bebernya.

Karena sudah geram, beberapa warga yang melintas di sekitar lokasi lalu mengahadiahi bogem mentah ke wajah eksekutor. Beruntung saat itu, pelaku berhasil diamankan ke pos sekuriti samping supermarket. "Pelaku semalam sudah dibawa ke Polsek Sukomanunggal. Ditemukan juga sebuah kunci T," ucapnya.(rus)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP