alexametrics
Jumat, 16 Apr 2021
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Bayar Utang Ayah ke Bandar Narkoba, Kurir Belia Divonis 9 Tahun

03 April 2021, 05: 05: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ricky Andreas

Ricky Andreas (GINANJAR ELYAS SAPUTRA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Di usia yang masih relatif muda, 28 tahun, Ricky Andreas sudah terjerat dunia narkoba. Warga Wonokromo Wetan itu akhirnya divonis hukuman sembilan tahun penjara oleh di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Hakim Martin Ginting juga menjatuhkan hukuman denda Rp 1 miliar kepada negara. Usai mendengarkan putusan, kurir lima kilogram sabu tersebut mengaku pikir-pikir. Melalui penasihat hukumnya, Stephen, terdakwa berencana akan mengajukan banding.

“Kami pikir-pikir dulu,” ujar Stephen. Sebelumnya, Jaksa Suparlan menuntutnya hukuman 13 tahun penjara, denda Rp 1 miliar dan subsider selama enam bulan kurungan. 

Baca juga: Cegah Aksi Teror Perketat Penjagaan di Markas Polisi

Terdakwa Ricky mengaku terpaksa jadi pengedar narkotika lantaran ayahnya masih punya utang kepada seorang bandar narkoba.

“Sabu itu milik Amir. Saya mengantar sabu dua kali milik Amir pada bulan Juli 2020. Saya meletakan sabu 4.000 gram diranjau di Sepanjang, Sidoarjo, 1.500 gram diranjau di Gapura, dan 1.400 gram diranjau di Jalan Bogowonto. Saya dapat upah Rp 7 juta dari Amir,” kata Ricky. (gin/rek)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP