alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsurabaya
Home > Gresik
icon featured
Gresik
Tekan Covid di Lingkungan Ponpes

Forkopimda Jatim Canangkan Gerakan Santri Bermasker

26 Februari 2021, 23: 30: 25 WIB | editor : Wijayanto

LAWAN CORONA: Kapolda Irjen Pol Nico Afinta bersama perwakilan santri dalam acara Gerakan Santri Bermasker.

LAWAN CORONA: Kapolda Irjen Pol Nico Afinta bersama perwakilan santri dalam acara Gerakan Santri Bermasker. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA-Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur mencanangkan Gerakan Santri Bermasker untuk menekan angka penyebaran Covid-19 khususnya di lingkungan pondok pesantren.

"Jatim ini kan memang banyak sekali pondok pesantren yang jumlah santrinya ribuan. Jadi dengan gerakan yang diinisiasi Pak Kapolda Irjen Pol Nico Afinta bersama Pak Pangdam (Mayjen TNI Suharyanto) dan Pangkoarmada II (Laksda TNI I.N.G Sudihartawan) mengajak para santri untuk selalu menggunakan masker," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Mapolda Jatim, Kamis (25/2).

Khofifah menjelaskan gerakan tersebut juga sebagai langkah preventif agar ponpes tidak menjadi klaster baru Covid-19. "Kami mengajak para kyai dan ulama di Jatim untuk ikut membantu agar Gerakan Santri Bermasker ini bisa membantu menekan angka penyebaran virus Covid-19. Ada perwakilan dari PWNU, PW Muhammadiyah, MUI Jatim, dan Kemenag Jatim yang dilibatkan," katanya.

Baca juga: 9 Tahun Belum Dikaruniai Anak, Suami Disuruh Nikah Lagi

Mantan Menteri Sosial itu berharap dengan penguatan bermasker bagi para santri bisa menjadi bagian dari pelaksanaan disiplin protokol kesehatan.

"Kegiatan di pesantren ini banyak hal yang memang harus terus terkawal protokol kesehatannya. Terutama bagimana bermasker dengan benar dan menjaga jarak serta mencuci tangan, 3M bahkan sekarang 5M," ujarnya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, pencanangan Gerakan Santri Bermasker ini merupakan bagian penting dalam penanganan Covid-19 di wilayah setempat.

Kapolda meyakini dengan jumlah pesatren dan santri di Jatim yang jumlahnya ribuan itu bisa memutus mata rantai Covid-19. "Kami mempunyai pemikiran bahwa santri akan menjadi basis yang kuat dan penting dalam menghadapi Covid-19," kata Nico.

Dalam acara ini Irjen Nico secara simbolis membagikan masker sebanyak 1,2 juta yang diterima oleh perwakilan santri di Mapolda Jatim.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Jatim, para kyai, ulama, dan santri atas sinergitas yang telah dibangun bersama TNI, Polri dan pemda yang berjalan kondusif dan baik.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Jatim untuk bermunajat dan berdoa bersama-sama memohon pertolongan kepada tuhan yang maha kuasa. Semoga kita semua dapat terbebas dari COVID-19 demi terwujudnya Jatim bangkit dan Indonesia maju," katanya. (rus/rak)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP