alexametrics
Jumat, 05 Mar 2021
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Jatim Dipercaya Gelar Pelatihan Kepemimpinan Nasional

23 Februari 2021, 05: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

PELATIHAN: Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat memberikan sambutan.

PELATIHAN: Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat memberikan sambutan. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II angkatan II di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (22/2). PKN II Angkatan II Tahun 2021 ini, diikuti oleh 30 orang dari tujuh provinsi di Indonesia.

Tujuh provinsi itu, antara lain Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Maluku, Papua, NTB dan Jatim. Selain itu, juga diikuti perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kejaksaan Agung.

Khofifah  mengatakan PKN tingkat II angkatan II ini akan dilakukan secara Blended Learning untuk membentuk calon pemimpin lembaga dan institusi masing-masing, untuk cepat menyelesaikan permasalahan. “Tantangan masa kini menjadi lebih banyak sehingga diperlukan upaya percepatan menyelesaikan permasalahan. Supaya signifikansi hasilnya juga bisa lebih baik,” terangnya.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim Aries Agung Paewai menambahkan pada PKN II angkatan II tahun 2021 ini, tetap diikuti 60 orang. Mereka berasal dari tujuh provinsi, ditambah satu peserta dari Kemendagri dan enam orang dari Kejaksaan Agung. “Setiap tahun peserta PKN itu sama 60 orang. Dibagi dua kelas. Per kelas, jumlahnya 30 orang. Tahun ini, angkatan II pertama kali di Indonesia, setelah Lembaga Administrasi Negara (LAN), yang minggu lalu sudah membuka PKN II yang sama,” jelasnya.

Menurutnya, Jatim diberikan kesempatan kedua melaksanakan PKN II 30 angkatan se Indonesia. Namun karena pandemi Covid-19 ini, yang biasanya pelaksanaan PKN masuk pertama 12 hari, sekarang hanya berlangsung selama tujuh  hari. “Jadi, dikurangi dengan batasan-batasan tertentu yang sudah diizinkan oleh LAN. Insyaa Allah sesuai dengan protokol kesehatan (prokes) dan sesuai dengan ketentuan kurikulum akademik yang sudah disiapkan, itu akan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Aries menambahkan sesuai rekomendasi, ada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengikuti PKN II. Karena Jatim mendapat rekomendasi dua angkatan pada bulan Februari dan Juni, maka dibagi menjadi dua. Pada bulan ini, ada dua kepala OPD yang mengikuti PKN II, yaitu Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim, Agung Subagyo dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya  Jatim Jatim, Baju Trihaksoro. Sedangkan untuk bulan Juni akan diikuti Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, Yanuar Rachmadi, dan Kepala Biro Hukum Setdaprov Jatim, Lilik Pudjiastuti. (mus/rak)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP