alexametrics
Jumat, 05 Mar 2021
radarsurabaya
Home > Ekonomi Surabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Bidik Pengusaha Muda dan Start-Up, Tanrise Kembangkan TritanHub

22 Februari 2021, 23: 05: 52 WIB | editor : Wijayanto

WAREHOUSING: Belinda Natalia (kiri) dan Joseph Lukito (kedua dari kiri) bersama pimpinan PT Tanrise Property Tbk menjelaskan rencana pengembangan pergudangan TritanHub yang membidik pengusaha muda dan startup.

WAREHOUSING: Belinda Natalia (kiri) dan Joseph Lukito (kedua dari kiri) bersama pimpinan PT Tanrise Property Tbk menjelaskan rencana pengembangan pergudangan TritanHub yang membidik pengusaha muda dan startup. (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Meskipun masih dibayangi pandemic namun pasar pergudangan di Surabaya masih bagus. Selain karena Surabaya dikenal sebagai kota industri dan perdagangan, juga banyak pengusaha muda dan start up yang bermunculan. Sehingga, mereka memerlukan warehousing

Menurut Belinda Natalia, Direktur Utama PT Tanrise Property Tbk, pasar pergudangan masih akan terus berkembang. Sebab, banyak pengusaha yang memerlukan gudang untuk mendukung usaha mereka. 

Terlebih saat era digital seperti sekarang, banyak pengusaha muda yang bermunculan. Bahkan, tidak sedikit start up yang juga semakin gencar membangun rintisan usahanya. Sebagian usaha yang mereka bangun berbasis digital. 

Karena itu, demand pergudangan diyakini akan terus tumbuh ke depan. Hal ini membuat perseroan berani merilis produk yang terbaru, TritanHub. Berbeda dengan pergudangan lainnya, TritanHub dikonsep sebagai perpaduan antara warehouse, office dan workshop (WOW). 

“Ini konsep yang pertama kalinya dikembangkan di Indonesia. Tujuannya untuk mengakselerasi bisnis digital yang terus tumbuh di Indonesia,” kata Belinda Natalia, Senin (22/2). 

Dijelaskan, TritanHub dikembangkan di atas lahan seluas 1,8 hektar dengan investasi sekitar Rp 125 miliar. Lokasi strategis karena dekat dengan Bandara Juanda dan akses jalan tol. Sehingga hal ini akan memudahkan pebisnis untuk mengembangkan usaha. 

Segmen market yang dibidik dari kalangan pengusaha muda, start up maupun pengusaha yang sudah mapan yang ingin mengembangkan usaha khususnya yang berbasis digital. Sebab ke depan, Indonesia akan menjadi pusat bisnis berbasis digital terbesar di ASEAN. 

“Tahun 2025, bisnis digital di Indonesia akan tumbuh 400 persen. TritanHub merupakan flexible business space yang akan membantu mengakselerasi para pebisnis,” tandasnya. 

Sementara itu, Joseph Lukito selaku Direktur Marketing PT Tanrise Property Tbk menambahkan, TritanHub dibangun terbatas hanya 146 unit.  Ada tiga tipe yang dikembangkan yakni tipe Compact untuk pengusaha yang baru memulai berbisnis. 

Selain itu juga ada tipe Ultima yang memiliki ukuran lebih luas. Tipe ini dirancang untuk pebisnis yang sudah berjalan dan ingin mengembangkan usaha. Sedangkan tipe yang paling gede, Stellar, dirancang untuk pengusaha yang butuh prestige dan exposure yang lebih tinggi. 

“Khusus untuk tipe Stellar kami hanya menyediakan empat unit. Harganya mulai Rp 2 juta per meter. Kami optimis tahun ini semua unit akan sold out,” kata Joseph. 

Dijelaskan, pergudangan selain bisa dipakai sendiri juga bisa dipakai untuk investasi. Selain nilai propertinya terus meningkat, juga kalau disewakan cukup tinggi rate-nya. Saat ini rata-rata harga sewa pergudangan di sekitar Juanda mulai Rp 40.000–Rp 45.000 per meter persegi per bulan. 

Sebab itu, pihaknya optimis TritanHub akan mendapat respons bagus. Apalagi pihaknya juga kerja sama dengan banyak agen properti untuk pemasaran. Selain itu, pihaknya juga kerjasama dengan banyak bank untuk memberikan kredit kepemilikan gudang (KPG). 

“Rencananya April nanti akan mulai kami bangun. Serah terima unit akan kami lakukan bertahap mulai Desember nanti. Kami harapkan pertengahan tahun depan semua unit sudah serah terima,” tandas Joseph lukito. (fix/jay) 

(sb/fik/jay/JPR)

 TOP