alexametrics
Jumat, 05 Mar 2021
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Pengedar Sabu Divonis Enam Tahun Tiga Bulan Penjara

22 Februari 2021, 18: 56: 33 WIB | editor : Wijayanto

SIDANG DARING: Agus Purnomo disidang secara virtual di PN Surabaya.

SIDANG DARING: Agus Purnomo disidang secara virtual di PN Surabaya. (GINANJAR ELYAS SAPUTRA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA-Agus Purnomo, pengedar sabu, divonis enam tahun tiga bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Warga Jalan Gundih, Gang II, Surabaya, itu keberatan dan menyatakan pikir-pikir atas hukuman tersebut. 

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa hukuman pidana penjara selama enam tahun tiga  bulan, denda Rp 1 miliar, subsider empat bulan penjara. Dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan," kata majelis hakim.

Putusan tersebut lebih ringan daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dinneke Ansari selama tujuh tahun enam bulan penjara. “Saya keberatan. Pikir-pikir dulu, Yang Mulia,” ujar Agus di Ruang Kartika II PN Surabaya.

Sebelumnya, Agus membeli sabu di kawasan Jalan Dupak pada 2 September 2020.  Agus menghubungi Budi untuk membeli sabu sebanyak 10 poket seharga Rp 850 ribu. Setelah setuju, sabu itu diambil Agus di Jalan Dupak, yang diranjau di pinggir jalan.

Setelah mendapatkan sabu, Agus pulang. Pada 7 September 2020, anggota Polres Tanjung Perak menangkap terdakwa di rumahnya. Ketika dilakukan penggeledahan, ditemukan bungkus rokok berisi empat poket sabu 1,71 gram. "Sebenarnya ada 10 poket, tapi sudah terjual enam poket. Kalau berhasil jual semuanya saya dapat upah Rp 650 ribu,” kata Agus. (gin/rek)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP