alexametrics
Jumat, 05 Mar 2021
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Tak Boleh Jenguk Anaknya, Jesscica Laporkan Mantan Suami ke Polisi

22 Februari 2021, 08: 55: 34 WIB | editor : Wijayanto

MELAPOR: Jessica bersama pengacaranya saat ditemui di Jalan Darmo, Surabaya.

MELAPOR: Jessica bersama pengacaranya saat ditemui di Jalan Darmo, Surabaya. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA–Sungguh nelangsa Jessica Angelia, 25. Sudah dua bulan ini dia tidak diperbolehkan bertemu kedua anaknya yang masih berusia tiga tahun dan setahun. Mantan suaminya, Winson Chandra Sanjaya, masih berikeras tidak ingin mempertemukan kedua balita tersebut kepada Jessica.

Jessica selama ini diminta untuk mediasi oleh seorang psikolog dan mencabut pelaporannya terhadap Winson. Namun ketika ia meminta kejelasan kapan bisa bertemu dua buah hatinya, Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Surabaya belum mengizinkannya untuk bertemu.

”Kemarin diminta mediasi dulu oleh salah satu psikolog asal Surabaya. Mereka minta agar damai. Artinya, mencabut pelaporan saya terhadap Winson. Lalu saya tanya kapan bisa bertemu anak saya, tapi jawabannya kalau saya saat ini belum siap bertemu dengan anak saya,” ujar Jessica.

Pernyataan itu justru membuat wanita cantik ini bingung. Ketika dicoba menanyakan kepastian kapan bisa bertemu anaknya, lagi-lagi Jessica belum menerima jawaban yang pasti. Padahal, anaknya yang berusia satu tahun membutuhkan ASI Jessica. Sementara anak pertamanya yang berusia tiga tahun juga masih membutuhkan seorang ibu.

“Saat mediasi, katanya mau dipertemukan dengan Winson saja. Cuma pihak mereka minta saya hadir sendiri tanpa ada pihak mana pun, termasuk pengacara saya. Jadi inginnya hanya saya, Winson, dan psikolog tersebut,” ungkapnya.

Sebelumnya, Jessica dengan didampingi pengacara Jeffry Simatupang melaporkan mantan suaminya ke Polres Gresik atas perkara mengambil dua orang anaknya. Laporan itu tertuang dalam tanda bukti lapor bernomor: TBL-B/587/XII/RES.1.24./2020/RESKRIM/SPKT Polres Gresik.

Saat disinggung mengenai kelanjutan pelaporan pada 12 Desember 2020 lalu, kepolisian mengaku masih melakukan penyelidikan. ”Saya tanya ke Polres Gresik, katanya masih lidik. Namun belum ada perkembangan,” tuturnya. (gin/rek)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP