alexametrics
Minggu, 28 Feb 2021
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Gagal Move On, Pria Ini Bacok Eks Pacar Lalu Sembunyi di Rumah Emaknya

22 Februari 2021, 08: 44: 45 WIB | editor : Wijayanto

CEMEN:  Meski tampan dan berbadan tinggi besar, M Firman bukan tipe lelaki yang gentleman dan bertanggungjawab.

CEMEN: Meski tampan dan berbadan tinggi besar, M Firman bukan tipe lelaki yang gentleman dan bertanggungjawab. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA–Gagal move on, pria ini nekat menganiaya mantan pacarnya. M Firman, 20, warga Tuban, menyabetkan parang yang sudah dibawanya ke kepala Rizkiyah Fatmala, 20, warga Kalianyar II, Surabaya. Korban pun mengalami luka sobek di bagian kepala belakang dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Polisi akhirnya mencokok tersangka di rumah orang tuanya di wilayah Tuban. Polisi juga mengamankan parang yang digunakan tersangka untuk menganiaya korban. ”Tersangka mengaku menganiaya korban karena tidak mau saat diajak balikan,” kata Kanitreskrim Polsek Genteng, Iptu Sutrisno.

Kejadian itu bermula saat korban yang bekerja sebagai cleaning service berangkat menuju ke tempat kerjanya di RS Adi Husada. Saat itu korban berjalan kaki sekitar pukul 04.40. Sesampainya di depan toko audio dan variasi mobil di Jalan Undaan Wetan, tiba-tiba tersangka yang mengendarai sepeda motor menghentikannya. ”Tersangka mengendarai sepeda motor dan berhenti di depan korban,” ujar Iptu Sutrisno.

Tersangka kemudian meminta Fatmala untuk mau balik menjadi pacarnya. Namun, korban menolak mentah-mentah tawaran tersangka yang mengalami sindrom cinta lama bersemi kembali (CLKB) itu. Cekcok mulut pun tidak terhindarkan. Tersangka yang emosi cintanya ditolak korban langsung mengeluarkan parang yang sudah dibawanya.

Tersangka langsung menyabetkan senjata tajam itu ke bagian kepala korban yang mantan pacarnya itu. Bahkan saking kerasnya mengayunkan, gagang kayu parang tersebut sampai lepas dan jatuh. Mengetahui mantannya mengalami luka berat dan bersimbah darah, lelaki tak bertanggung jawab ini memilih kabur dan sembunyi di rumah orangtuanya.

”Kami temukan gagang kayu parang yang dipakai tersangka melukai korban di lokasi kejadian. Tersangka kami kejar dan kami temukan sembunyi di Tuban. Rupanya usai menganiaya mantan pacarnya, tersangka langsung melarikan diri ke kampung halamannya,” ujar Sutrisno. (gun/rek)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP