alexametrics
Jumat, 05 Mar 2021
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Bacok Tetangga karena Cemburu, Jadi Pesakitan di PN

21 Februari 2021, 06: 55: 18 WIB | editor : Wijayanto

Sidang pembacokan tetangga dengan terdakwa Matnadin

Sidang pembacokan tetangga dengan terdakwa Matnadin (GINANJAR ELYAS SAPUTRA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA–Gara-gara terbakar api cemburu membuat Matnadin, 55, jadi terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Warga Jalan Wonosari Wetan Gang 2-E Nomor 10 Surabaya didakwa melakukan pembunuhan berencana seperti diatur dalam pasal 340 KUHP.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Parlin Manullang dalam dakwaannya menyatakan, pada Januari 2019 terdakwa Matnadin pulang dari minum kopi di warkop. Ketika  masuk ke dalam kamar, ia melihat istrinya bersama Achmad Suhandi sedang duduk berduaan. Kaget bukan kepalang, istri Matnadin pun keluar kamar.

 Terdakwa bertanya pada istrinya, maksud Achmad Suhandi masuk ke dalam kamar. "Istri saya jawab tidak tahu. Katanya, cari saya, tapi kok sampai masuk kamar berduaan dengan istri saya. Saya akhirnya dendam ke Achmad,” kata Matnadin.

Setelah pembacaan surat dakwaan, sidang dilanjutkan dengan keterangan saksi. Jaksa Parlin menghadirkan saksi MU, 15,  dengan didampingi bibinya, dan saksi Airoh, tetangga korban. “Karena saksi masih di bawah umur, sidang tertutup untuk umum,” ujar majelis hakim.

Saksi Airoh di persidangan mengaku tak banyak tahu soal perseteruan antara terdakwa dan tetangganya. Dia mengatakan, saat pulang dari pasar, dia melihat korban sudah bersimbah darah dan meninggal dunia. "Saya melihat anak korban menangis histeris melihat tubuh bapaknya penuh dengan sayatan senjata celurit,” kata Airoh. (gin/rek)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP