alexametrics
Jumat, 05 Mar 2021
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Kawanan Jambret Ini Incar Wanita yang Bawa Tas Cangklong

21 Februari 2021, 06: 38: 49 WIB | editor : Wijayanto

KEOK: Fiski Ananda dan Moch Lutfi diamankan di Polsek Bubutan.

KEOK: Fiski Ananda dan Moch Lutfi diamankan di Polsek Bubutan. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA-Dua penjambret diamankan Polsek Bubutan. Tersangka Fiski Ananda Setiono, 24, warga Jalan Sidodadi X, Surabaya, dan Moch Lutfi, 20, warga Desa Bambe RW 1, Driyorejo, Gresik, dikenal sebagai penjahat kawakan.

Kedua tersangka jambret ini mengaku beraksi di beberapa lokasi di Kota Surabaya dan sekitarnya. Hasilnya dijual ke sejumlah penadah yang masih diselidiki polisi. Polsek Bubutan masih mencari laporan lainnya. Sebab, laporan yang masuk ke kepolisian diyakini tak sampai separo dari fakta sebenarnya.

Kanitreskrim Polsek Bubutan AKP Oloan Mannulang mengatakan, saat ini hanya satu laporan polisi yang didapat dari aksi penjambretan kedua tersangka. Belasan tempat jambret lainnya yang disebutkan kedua tersangka belum ada laporan. 

Kemungkinan korban tidak melaporkan kejadian tersebut. "Masih ada satu. Kami masih cari lagi laporan lainnya, termasuk yang berada di wilayah hukum Polsek Bubutan, " ungkapnya. 

Menurut Oloan, tersangka Fiski Ananda Setiono dan Moch Lutfi sudah beraksi di berbagai wilayah di Kota Surabaya. Keduanya tidak berhenti di satu kawasan saja. Mereka secara mobile mencari sasaran. Terutama perempuan yang sendirian dan mengeluarkan ponsel atau membawa tas cangklong. "Mereka ini berputar untuk mencari sasaran. Setelah dapat mereka pulang atau menjualnya (barang curian)," ungkapnya. 

Kedua pria yang masih relatif muda itu ditangkap anggota Polsek Bubutan karena kedapatan memiliki satu poket sabu-sabu (SS). Setelah diselidiki ternyata sabu tersebut didapat setelah tersangka menjual ponsel hasil penjambretan beberapa jam sebelumnya. Mereka mengaku sudah beraksi di 12 tempat kejadian perkara (TKP).

Saat diinterogasi, kedua tersangka sebelum membeli sabu sempat menjambret ponsel di Jalan Mastrip. Korbannya Masruroh, 18, yang sedang melintas dengan sepeda motor. Setelah berhasil menjambret HP korban,  kedua penjahat jalanan itu langsung menjual ke penadah. "Laporan penjambretan di Polsek Karang Pilang. Kami sudah koordinasi untuk di tangani," kata AKP Oloan Mannulang. (gun/rek) 

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP