alexametrics
Selasa, 02 Mar 2021
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Penangkapan Dramatis Pengusaha Otomotif, Nekat Kabur Tabrak Polisi

19 Februari 2021, 02: 52: 42 WIB | editor : Wijayanto

Direktur Liek Motor, Royce Mulyanto.

Direktur Liek Motor, Royce Mulyanto. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Penangkapan Direktur Liek Motor Royce Mulyanto oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya ternyata tidak mudah. Ia ditangkap pada Kamis (11/2) lalu saat berada di gate parkir apartemennya di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya. Polisi sempat kejar-kejaran di jalan sebelum menangkap Royce. 

Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Agung Kurnia Putra mengatakan, laporan penganiayaan tersebut sudah dilakukan adik kandung Royce seminggu sebelum penangkapan. Bahkan, pihaknya sudah memanggil Royce sebagai terlapor. Namun, pengusaha itu tidak hadir. "Kami sudah proses laporan tersebut namun yang bersangkutan mangkir dari panggilan," ujarnya..

Hingga akhirnya, terjadi kericuhan di showroom Liek Motor,  Jalan Wali Kota Mustajab. Saat itu, Royce berada di lokasi. Sikapnya  diduga bisa membahayakan sehingga polisi segera datang ke showroom tersebut. Mengetahui Unit Jatanras datang, tersangka tiba-tiba lari ke mobil dan tancap gas kabur. 

Agung mengatakan, Royce menerobos lampu merah dan sempat hendak menabrak pengguna jalan lain. Mobil yang dikemudikan menuju ke arah selatan Jalan Darmo. Kemudian saat dikejar, ia putar balik menuju ke Jalan Marmoyo. Saat itu, Unit Jatanras meminta bantuan anggota lantas yang ada di lokasi untuk menghentikan mobil. "Anggota turun namun ia kabur dan mencoba menabrak petugas. Kami sempat menghalangi dan melawan dengan mencoba menabrakkan mobilnya," ujarnya. 

Saling kejar kembali terjadi. Hingga akhirnya mobil tersangka berhenti di gate parkir menuju apartemennya. Ia berhenti dan membuka kaca mobil untuk mengambil karcis parkir dari mesin. Saat itu, anggota turun dan berlari kemudian menyergap nya dan mematikan mesin mobilnya dengan merebut kunci mobil. "Kami langsung bawa. Ia sudah tidak kooperatif dan membahayakan petugas saat penangkapan. Bahkan hampir menabrak anggota," ungkapnya. (gun/rek)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP