alexametrics
Rabu, 27 Jan 2021
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Pensiun Jualan Pentol, Pilih Jualan Sabu

10 Januari 2021, 10: 40: 54 WIB | editor : Wijayanto

Tersangka Dwi Agung Prayoga dan barang bukti sabu dagangannya.

Tersangka Dwi Agung Prayoga dan barang bukti sabu dagangannya. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA-Alasan ekonomi membuat seseorang gelap mata. Seperti yang dilakukan pria ini Dwi Agung Prayoga, 24, warga Jalan Menganti Wiyung II, Surabaya. Ia harus mendekam di tahanan Mapolrestabes Surabaya setelah kedapatan menyimpan dan menjual sabu-sabu (SS). Dua poket sabu dengan berat 3,7 gram akhirnya diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya sebagai barang bukti. 

Tersangka harus rela tidak bisa melihat anaknya yang baru lahir. Tersangka diketahui mengedarkan sabu tersebut ke pelanggannya. Polisi juga menyita timbangan elektrik serta satu bendel plastik klip. "Ketika kami tes urine hasilnya positif. Tersangka juga pengguna sabu, " kata Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian. 

Penangkapan tersangka ini bermula ketika Unit III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang dipimpin Kanit III Iptu Eko Julianto mendapat informasi ada peredaran narkoba di sekitar Wiyung. Penyelidikan dilakukan hingga diketahui tersangka yang menjual sabu tersebut. Penggerebekan dilakukan di rumah tersangka dan ditemukan dua poket abu di kamarnya. "Dua poket tersebut sisa, tersangka mengaku sebelumnya mengambil tujuh gram dan setengahnya sudah terjual, " katanya.

Dari penyidikan diketahui tersangka ini sudah dua kali menerima sabu. Pertama ia mengambil lima gram sabu. Selanjutnya tujuh gram dan sisanya 3,7 gram disita sebagai barang bukti. Tersangka diketahui membeli sabu tersebut dari temannya di Lapas Pamekasan. Ia baru membayar jika sabu sudah laku terjual. 

Memo menambahkan, tersangka ini tergiur menjual sabu karena butuh dana untuk lahiran anaknya. Sebelumnya, ia bekerja menjual pentol dan keuntungannya dirasa sedikit. Saat mendapat tawaran menjual sabu dari temannya ini ia mengiyakan. "Ia memilih menjual sabu, keuntungan pertama jual sabu digunakan untuk biaya persalinan, " jelasnya. (gun) 

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP