alexametrics
Minggu, 24 Jan 2021
radarsurabaya
Home > Lifestyle Surabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Tren Jam Tangan: Kulit untuk Kesan Formal, Sporty Pakai Warna Cerah

10 Januari 2021, 10: 29: 43 WIB | editor : Wijayanto

PELENGKAP BERBUSANA: Jihan Hafisa mencoba mengenakan jam tangan yang menjadi tren saat ini, di salah satu tenan di Royal Plaza.

PELENGKAP BERBUSANA: Jihan Hafisa mencoba mengenakan jam tangan yang menjadi tren saat ini, di salah satu tenan di Royal Plaza. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Tren fashion dari tahun ke tahun selalu ada perubahan dan terus mengalami perkembangan. Selain busana, fashion jam tangan ternyata juga terus berkembang. 

Di tahun 2021, jam tangan masih digandrungi muda mudi serta orang dewasa. Bukan hanya sekadar untuk melihat waktu, akan tetapi juga digunakan sebagai bahan perpaduan busana pemakainya.

Lucky Chandra, owner salah satu gerai jam tangan ini mengatakan, fashion jam tangan saat ini yang paling digandrungi adalah model sport dan kasual. “Tergantung style, biasanya dipadukan dengan warna. Misalnya, ingin tampil formal bisa pakai jam tangan rantai atau leather (kulit). Kalau tampil sporty bisa pakai yang kalep (strap) dengan warna cerah,” ujar Lucky. 

Tiga tahun kebelakang ini, lanjut Lucky, jam tangan jadi aksesoris pemanis dan warnanya yang dominan mencolok. Selain untuk fashion, juga untuk menunjukkan eksistensi di media sosial (medsos). “Orang kalau di sosmed yang dilihatkan outfit-nya apa,” kata Lucky. 

Selain warna yang beraneka macam, akhir-akhir ini yang paling di sukai adalah bentuk bulat, persegi, dan melengkung. Bentuk itu bertujuan untuk memberikan kesan berbeda bagi setiap pemakai jam tangan. 

“Cowok cewek bukan cuma suka yang klasik, tapi juga ada yang suka kalau ada ornamen-ornamennya. Jadi kesan look-nya lebih menarik,” jelasnya.

Sementara itu untuk perawatan jam yang menggunakan strap kulit, rantai, dan karet berbeda. Untuk pengguna jam tangan leather sebisa mungkin menghindari pemakaian jam tangan dengan air. Ketika terkena air, maka jam strap kulit tersebut akan mudah rusak dan berjamur.

“Selain itu hindari suhu ekstrem, jangan terlalu dingin atau kering. Kalau kering leather akan mudah retak, sedangkan dingin bisa menyebabkan berjamur dan lembab. Sama seperti kulit kita. Caranya ya diusap pakai lotion agar leather bisa awet,” tandasnya. (gin/nur)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP