alexametrics
Minggu, 24 Jan 2021
radarsurabaya
Home > Lifestyle Surabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Hilangkan Double Chin dengan Metode HIFU hingga Filler

08 Januari 2021, 17: 39: 25 WIB | editor : Wijayanto

PERAWATAN DAGU: Dokter kecantikan Daniel Widiyanto memberikan treatment untuk menghilangkan lipatan lemak pada dagu pasiennya di klinik kecantikannya di kawasan Manyar, Surabaya.

PERAWATAN DAGU: Dokter kecantikan Daniel Widiyanto memberikan treatment untuk menghilangkan lipatan lemak pada dagu pasiennya di klinik kecantikannya di kawasan Manyar, Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Lipatan dagu atau double chin membuat sebagian orang merasa kurang percaya diri. Oleh karena itu, tak jarang kaum hawa melakukan perawatan agar dagu tampak sempurna. 

Dokter estetik dr Daniel Widiyanto mengatakan, double chin merupakan kondisi di mana seolah-olah dagu terasa ada dua. “Double chin terjadi karena adanya tumpukan lemak di bagian leher,” kata dr. Daniel.

Daniel melanjutkan, penyebab terjadinya double chin umumnya dikarenakan adanya obesitas, genetik, penuaan, dan kondisi dagu yang kecil. Selain itu, ada juga faktor yang memperparah kondisi double chin di antaranya terlalu banyak mengonsumsi makanan asin yang mengandung natrium.

Karena disebabkan oleh lemak, hal yang perlu dilakukan untuk menguranginya yakni lewat menjaga berat badan. Caranya yakni mengontrol pola makan dan rutin berolah raga. “Selain itu bisa melakukan yoga wajah sehingga otot area wajah bisa lebih kencang. Kalau memang ada kecenderungan punya double chin, sebaiknya mengurangi natrium yang berasal dari makanan asin dan MSG,” ia menerangkan.

Sementara itu, ada beberapa perawatan di klinik kecantikan yang membantu menghilangkan double chin, yakni dengan injeksi penghancur lemak. “Biasanya kalau di klinik dilakukan selama empat sesi, dilakukan tujuh sampai 10 kali repetisi. Waktunya memerlukan sekitar setengah jam,” tutur Daniel.

Selain itu bisa juga melakukan perawatan dengan menggunakan alat radio teraphy (RF) atau high-intensity focus ultrasound (HIFU). Alat ini digunakan untuk mengencangkan. “Memang lebih cepat, tapi lebih sakit. Untuk pengencangan sendiri pakai benang,” jelasnya.

Perawatan lainnya yang bisa dilakukan yakni menggunakan filler. Perawatan ini cocok untuk kondisi double chin karena dagu kecil. “Jadi untuk membuat dagu lebih panjang. Filler ini bisa bertahan satu sampai dua tahun,” tutupnya.

Salah satu warga Surabaya, Marissa Putri mengaku melakukan perawatan yang sedang tren di kalangan kaum hawa. Ia mengaku double chin ini membuat dirinya kurang pd, maka dari itu ia tertarik melakukan perawatan tersebut. “Double chin ini kadang bikin malu. Kadang gitu kalau pakai jilbab agak saya majukan supaya menyamarkan double chin,” kata Marissa. (gin/nur)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP