alexametrics
Minggu, 24 Jan 2021
radarsurabaya
Home > Ekonomi Surabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Tingkat Hunian Kamar Hotel Berbintang di Jatim Naik

06 Januari 2021, 05: 15: 59 WIB | editor : Wijayanto

JUMLAH TAMU MENINGKAT: Adaptasi kebiasaan baru dan penerapan protokol kesehatan yang ketat mampu menggairahkan kembali sektor perhotelan.

JUMLAH TAMU MENINGKAT: Adaptasi kebiasaan baru dan penerapan protokol kesehatan yang ketat mampu menggairahkan kembali sektor perhotelan. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA-Badan Pusat Statistik Jawa Timur (BPS Jatim) mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Jawa Timur (Jatim) pada bulan November 2020 mencapai 45,47 persen atau naik 3,38 poin dibandingkan bulan sebelumnya. TPK hotel bintang dua sebesar 47,22 persen merupakan TPK tertinggi dibandingkan TPK hotel berbintang lainnya.

"Meskipun masih dalam masa pandemi, TPK hotel berbintang masih bisa naik itu pencapaian yang bagus untuk Industri perhotelan. Seiring dengan penerapan adaptasi kebiasaan baru memang mulai kembali menggairahkan beberapa Sektor Industri, termasuk perhotelan ini," papar Kepala BPS Jatim Dadang Hardiwan.

Rata-Rata Lama Menginap Tamu (RLMT) asing pada hotel berbintang bulan November 2020 mencapai 3,43 atau turun 0,93 poin dibandingkan bulan Oktober 2020 yang mencapai 4,36 hari. "Untuk RLMT keseluruhan pada bulan November 2020 sebesar 1,55 hari atau naik 0,06 poin jika dibandingkan dengan bulan Oktober 2020 yang mencapai 1,49 hari," jelasnya.

Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Jatim melalui pintu masuk Juanda pada bulan November 2020 naik sebesar 4.580,77 persen dibandingkan jumlah kunjungan wisman bulan Oktober 2020, yaitu dari 52 kunjungan menjadi 2.434 kunjungan.

"Jumlah kunjungan wisman November 2020 turun sebesar 88,29 persen dibandingkan jumlah wisman periode yang sama tahun 2019 yang mencapai 20.780 kunjungan," imbuhnya.

Selama periode Januari-November 2020, wisman terbanyak berkebangsaan Malaysia yang mencapai 10.571 kunjungan (dengan kontribusi sebesar 28,37 persen), diikuti kebangsaan Singapura dengan 3.957 kunjungan (dengan kontribusi sebesar 10,62 persen), dan kebangsaan Tiongkok sebanyak 2.296 kunjungan (dengan kontribusi sebesar 6,16 persen). (nur)

(sb/jpc/jay/JPR)

 TOP