alexametrics
Minggu, 24 Jan 2021
radarsurabaya
Home > Ekonomi Surabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Terus Tingkatkan Pelayanan dan Inovasi, Customer JNE Semakin Happy

31 Desember 2020, 22: 13: 08 WIB | editor : Wijayanto

PELAYANAN PRIMA: Suasana pelayanan di kantor JNE Surabaya di kawasan Juanda. Pengiriman ekspedisi menggunakan JNE bisa dipilih dengan mempertimbangkan harga dan waktu sampai.

PELAYANAN PRIMA: Suasana pelayanan di kantor JNE Surabaya di kawasan Juanda. Pengiriman ekspedisi menggunakan JNE bisa dipilih dengan mempertimbangkan harga dan waktu sampai. (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Akibat pandemic Covid 19 banyak sektor bisnis yang terdampak. Namun secara perlahan saat ini kondisi perekonomian mulai membaik. Bahkan bisnis logistik masih mencatat pertumbuhan yang positif tahun ini.

Memang disatu sisi banyak bisnis yang terdampak sehingga pendapatanya menurun akibat pandemi Covid 19. Namun disisi lain banyak bisnis baru yang tumbuh terutama dari kalangan UMKM.

Pertumbuhan sektor UMKM ini juga tidak lepas dari peran bisnis logistic, salah satunya adalah JNE. Kemajuan teknologi dan berbagai kemudahan yang diberikan dari bisnis logistik membuat pelaku usaha UMKM semakin bertumbuh.

Sebab kini mereka tidak perlu bersusah payah mengantarkan barang pesanan konsumen baik di dalam kota, luar kota, luar propinsi, pulau hingga lintas negara. Sebab bisnis logistik seperti JNE telah hadir disetiap kota dan siap mengantarkan barang ke konsumen selama 24 jam.

Hal ini dirasakan manfaatnya oleh hampir semua pelaku usaha UMKM yang bergerak diberbagai bidang seperti kuliner, fashion, asesories, alat rumah tangga dan kantor, alat kesehatan, kecantikan, pertamanan, hobi dan komunitas.

Seperti yang dikatakan Luluk Iswatun pelaku UMKM asal Gresik Jawa Timur. Dia mengaku sejak pandemi bisnisnya yang bergerak di bidang fashion dan asesoris ini mengalami penurunan. Namun kini mulai membaik lagi. Bahkan banyak permintaan bukan hanya dari dalam kota namun juga dari luar kota.

“Kami banyak tertolong oleh JNE. Karena oder dari konsumen bisa kami layani kapan saja. Tinggal packing kemudian ksmi kirim lewat JNE. Kami bisa kirim 50-70 kali dalam seminggu. Tujuannya dari Sabang sampai Merauke,” kata Luluk Iswatun via HP-nya.

Ibu dua anak ini mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan JNE selama ini. Pelayanannya yang cepat dan kantornya tersebar dimana-mana, juga kalau ada klaim cepat ditanggapi sehingga tidak merugikan customer.

“Hanya saja, ada yang perlu diperbaiki. Misalnya, untuk daerah yang agak pelosok JNE belum bisa menjangkau. Kalau ada pengantaran, biasanya penerima disuruh ambil ke kantornya,” kata Luluk yang menggunakan jasa JNE sejak tahun 2009.

Hal yang sama dikatakan, Eka Fajarwati. Pelaku UMKM yang punya stand di Dupak Grosir Surabaya ini mengaku banyak terbantu dengan kehadiran JNE. Sebab, setiap hari pihaknya sering kirim barang pakaian muslim anak-anak dan dewasa ke beberapa kota di Indonesia.

“Secara umum pelayanan JNE cukup bagus. Klien kami hampir tidak ada yang complain. Kalaupun ada cukup minim. Namun menurut kami paket YES perlu diperbaiki biar sesuai slogannya benar-benar sampai dalam satu hari,” ujar Eka yang menggunakan jasa JNE sejak tahun 2011.

Berkat kepercayaan dari mitra bisnis dan juga konsumen, membuat JNE terus berkembang. Meskipun ada pandemi sejak Maret 2020, kinerja perusahaan logistic yang terus melakukan transformasi digital ini mengalami pertumbuhan.

Hal ini terlihat dari kinerja tahun 2020. Berdasarkan data hingga 12-12 2020 yang disampaikan Eri Palgunadi, VP of Marketing JNE, meskipun dihantam pandemic covid 19, namun kinerjanya tetap tumbuh 15-20 persen.

Menurut Eri Palgunadi, Meskipun pandemic, kebutuhan masyarakat akan layanan jasa pengiriman semakin tinggi.Memang adanya pembatasan penerbangan in-out luar negeri menyebabkan kiriman crossborder menurun tajam.Namun pengiriman transaksi e-commerce domestic mengalami peningkatan signifikan.

Karena itu, JNE akan terus mengembangkan berbagai hal yang dapat memenuhi kebutuhan customer antara lain meningkatkan kualitas produk layanan atau fasilitas seperti COD, e-payment atau cashless, Friendly Logistic dan sebagainya.

“Pandemic juga memberikan tantangan baru, sehingga kami terus melakukan  pengembangan seperti pembangunan mega hub serta jaringan maupun infrastruktur lainnya agar dapat menangani kapasitas pengiriman yang bertambah,” tandas Eri.

Terkait dengan pemberdayaan UMKM, pihaknya telah melakukan banyak hal. Misalnya, JNE kontinyu mengadakan pelatihan atau workshop untuk UKM secara online. Pihaknya berkolaborasi dengan berbagai pihak. Diharapkan para UMKM dapat terus memperluas wawasan untuk meningkatkan daya saingnya di tengah pandemi.

Bagaimana menghadapi persaingan yang semakin ketat, Eri mengaku melakukan dua hal baik internal maupun eksternal. Secara internal, JNE terus meningkatkan kapabilitas perusahaan dengan pengembangan di sektor-sektor penting seperti IT, infrastruktur maupun jaringan dan SDM.

Transformasi digital serta inovasi akan terus dilakukan ke depan baik dalam produk layanan maupun fasilitas. Tujuannya untuk menyesuaikan dan memenuhi kebutuhan pengiriman masyarakat yang berkembang seiring perkembangan era digital.

“Sedangkan secara eksternal, kami terus mendukung kemajuan ekosistem, terutama ekosistem e-commerce dimana JNE memegang peranan penting sebagai salah satu pilar di dalamnya yaitu logistik,” ujar Eri Palgunadi.

Selain itu, pihaknya juga memberikan program menarik untuk mendorong jual-beli online, seperti diskon ongkir, cashback, dan yang lainnya. Memberikan potongan diskon pada layanan PESONA (Pesanan Oleh-oleh Nusantara), menggunakan fasilitas pembayaran dompet digital OVO dan free ongkir untuk member JLC.

Sementara itu, untuk menciptakan customer experience yang baik, JNE menggunakan seluruh kapabilitas perusahaan untuk mengatasi beragam tantangan, seperti terus meningkatkan performa kerja 7 ribu jaringan serta infrastruktur, 10 ribu armada, mau pun 50 ribu karyawan di seluruh Indonesia.

"Kami manfaatkan seluruh moda transportasi yang ada baik udara, darat, maupun laut,  dengan efektif agar kualitas pelayanan kepada pelanggan dapat terus kami pertahankan dan ditingkatkan,” tandas Eri Palgunadi. (fik/jay)

(sb/fik/jay/JPR)

 TOP