alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarsurabaya
Home > Politik Surabaya
icon featured
Politik Surabaya

Tokoh Perempuan Madura dan Risma: Satu Hati Coblos Nomor Satu

04 Desember 2020, 21: 16: 45 WIB | editor : Wijayanto

Ki-ka; Nyai Wafiqoh Jamilah, Nyai Nuril Janah, Nyai Khomsatun Hidayat, Nyai Elok Zulaikho, Tri Rismaharini, Nyai Ainur Rohmah, Eri Cahyadi, Nyai Makkiyah As’ad, Nyai Muthmainnah Aschal, KH Mas Agus Lukman, Ayu Esa, Rini Eri Cahyadi, Novi Hidayati, Intan P

Ki-ka; Nyai Wafiqoh Jamilah, Nyai Nuril Janah, Nyai Khomsatun Hidayat, Nyai Elok Zulaikho, Tri Rismaharini, Nyai Ainur Rohmah, Eri Cahyadi, Nyai Makkiyah As’ad, Nyai Muthmainnah Aschal, KH Mas Agus Lukman, Ayu Esa, Rini Eri Cahyadi, Novi Hidayati, Intan P (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Tokoh-tokoh perempuan Madura berkumpul bersama mengadakan doa bersama untuk kemenangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Cawali-Cawawali) Surabaya nomor urut 1, Eri Cahyadi-Armudji, Jumat (4/12/2020). Acara tersebut juga dihadiri Tri Rismaharini dan Cawali Surabaya Eri Cahyadi beserta Istri - Rini Eri Cahyadi, Ibunya Eri Cahyadi, Mas Ayu Esa Aisyah.

Tokoh-tokoh perempuan Madura yang hadir diantaranya; Nyai Hj Makkiyah As'ad, yang merupakan putri KH As'ad Syamsul Arifin. Beliau datang khusus dari Asembagoes Situbondo untuk menginstruksikan kepada seluruh santri, alumni, jamaah dan keluarga Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah, Sukorejo, Situbondo yang ada di Surabaya untuk mendukung Eri-Armudji.

Selain Nyai Hj Makkiyah As’ad, hadir pula Nyai Hj Muthmainnah Aschal, cucu dari dari KH Syaichona Kholil, Bangkalan yang memiliki banyak muhibbin dan jamaah yang sudah menetap di Surabaya. Kemudian ada Nyai Hj Ainur Rohmah, Nyai Oranye, Nyai Jamilah, Nyai Nuril, Nyai Khomsatun dan masih banyak lagi.

Baca juga: Rumah Jahe ala Christmast Market di Eropa

Dalam acara doa tersebut, Nyai Makkiyah As’ad sempat menyanyikan syiir khusus untuk memberikan dukungan kepada Eri-Armudji. “Satu hati, satu cinta, cinta Eri-Armudji. Kalau cinta, kalau cinta, 9 Desember coblos nomor siji,” kata Nyai Makkiyah As’ad.

Menurut Nyai Makkiyah As’ad, sebelum menjatuhkan pilihan dukungan kepada Eri-Armudji, dirinya sudah melakukan istikhoroh dan melakukan riyadloh. “Saya sudah istikhoroh, santri dan guru di Ponpes Sukorejo juga ada yang melakukan riyadhloh. Hasilnya baik untuk Mas Eri Cahyadi,” tuturnya.

Selain hasil istikhoroh tersebut, alasan lain Nyai Makkiyah As’ad mendukung Eri-Armudji juga karena Eri merupakan anak didik Risma, dibimbing dan dicalonkan Risma.

“Bu Risma telah sukses memimpin Surabaya. Yang paling membanggakan adalah penutupan lokalisasi Gang Dolly dan sekolah gratis. Saya yakin mas Eri bisa meneruskan dan bisa lebih baik lagi. Makanya saya perintahkan untuk seluruh alumni ponpes, tidak hanya alumni Ponpes Sukorejo, tapi seluruh alumni dan santri untuk mendukung mas Eri. Ini perintah,” tandasnya. (*)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP