alexametrics
Kamis, 26 Nov 2020
radarsurabaya
Home > Politik Surabaya
icon featured
Politik Surabaya
Unggul di Debat Kedua Pilwali Surabaya

Pengamat Yakin Warga Pesisir Pilih Machfud Arifin-Mujiaman

21 November 2020, 20: 13: 23 WIB | editor : Wijayanto

MAJU: Pasangan Machfud Arifin dan Mujiaman Sukirno.

MAJU: Pasangan Machfud Arifin dan Mujiaman Sukirno. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Paslon Walikota dan Wakil Walikota Surabaya nomor urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman kembali mendapatkan penilaian positif dari berbagai pihak atas penampilannya di acara debat ke 2 Pilwali Surabaya 2020. Penilaian ini juga datang dari Tokoh Pengamat Terkemuka Kota Surabaya, Prof Kacung Marijan.

Ia menilai, berdasarkan hasil debat, pasangan nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman unggul dari pesaingnya yakni Eri-Armuji. Selain unggul, Prof Kacung yakin warga pesisir Kota Surabaya akan memilih Machfud Arifin berdasarkan pemaparan yang dikemukan di dalam debat. "Saya yakin masyarakat pinggiran akan memilih paslon nomor 2. Itu terlihat dari visi-misi yang dipaparkan waktu debat," tuturnya.

Berdasarkan pemaparan visi, misi dan program di debat ke-2 Pilwali Surabaya 2020, Machfud Arifin-Mujiaman memaparkan komitmennya untuk memperhatikan warga pesisir Kota Surabaya. Di dalam pemaparannya, mereka mengatakan akan berupaya mewujudkan pemerataan pembangunan hingga wilayah terluar Kota Surabaya yang mana mencakup pesisir.

Selain itu, menghidupkan kembali pasar yang menjadi pusat penjualan hasil tangkapan laut akan juga menjadi perhatian dari pasangan Machfud Arifin-Mujiaman jika diamanahkan menjadi pemimpin pemerintahan Kota Surabaya. Tak hanya itu, ketika memaparkan komitmen tersebut, pasangan yang dikenal peduli ini dinilai sangat sabar dan yakin dapat mewujudkan hal tersebut.

Apalagi pasangan ini setahun terakhir sudah berulangkali turun ke masyatakat menyerap aspirasi termasuk warga pesisir. Sehingga, Prof. Kacung menilai pemimpin seperti inilah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kota Surabaya jika ingin menjadi lebih maju di masa mendatang.

"Kita butuh pemimpin seperti Pak Machfud Arifin dan Pak Mujiaman yang sabar. Pemimpin kalau sudah sabar dan berpikir jernih dapat memimpin dengan baik,"  pungkasnya. (*)

(sb/rud/jay/JPR)

 TOP