alexametrics
Kamis, 26 Nov 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Pinjam Motor untuk Ambil Uang di ATM, Ternyata Dibawa Kabur

20 November 2020, 01: 11: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi penggelapan motor

Ilustrasi penggelapan motor (DOK/JPC)

Share this      

SURABAYA-Awas, jangan mudah percaya pada orang yang baru dikenal. Apalagi langsung meminjam sepeda motor. M. Ravi Pratama, 21, warga Mojokerto, baru saja menjadi korban penggelapan motor.

Akibat ulah teman yang baru dikenal sebulan, motor Honda Scoopy nopol S 3919 VW milik karyawan salah satu bengkel yang ada di Jalan Kedungdoro, Surabaya, itu hilang. "Pelaku teman saya baru sebulan kerja di bengkel," ujar Ravi Pratama, kemarin. 

Menurut dia, pelaku berinisial PA, 33, warga Bangkalan, Madura. Kejadian bermula saat PA menghubungi dirinya, Rabu (11/11), sekitar pukul 16.30 menggunakan nomor ponsel anaknya.

"Karena masih kerja, saya tidak angkat," imbuhnya. Tak berselang lama, PA menelepon rekan kerja lain yang juga teman Ravi. Kemudian ponsel tersebut tersambung dan diterima Ravi.

Dalam pembicaraan tersebut, PA mengutarakan untuk meminjam motor korban dengan dalih untuk mengambil uang sebentar di mesin ATM. 

Karena sudah dianggap teman, Ravi tidak curiga sedikit pun. Ia kemudian meminjamkan motor beserta STNK. Keduanya bertemu di belakang kantor di Jalan Kedungdoro untuk menyerahkan motor. Namun, saat ditunggu lama hingga waktu pulang kerja, pelaku tidak kunjung mengembalikan motornya. 

Ravi lalu berusaha menghubungi nomor ponsel pelaku. Namun, sudah tidak aktif. Nah, saat dicari ke rumah kosnya di daerah Kedungdoro, PA juga tidak terlihat. Merasa motornya digelapkan, akhirnya korban melaporkan perbuatan temannya itu ke Mapolsek Sawahan. (rus/rek)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP