alexametrics
Kamis, 26 Nov 2020
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Satu Daerah di Jatim Kembali Jadi Zona Merah

19 November 2020, 12: 42: 34 WIB | editor : Wijayanto

WASPADA: dr Makhyan Jibril Al Farabi (insert) menunjukkan peta persebaran covid 19 di Jatim.

WASPADA: dr Makhyan Jibril Al Farabi (insert) menunjukkan peta persebaran covid 19 di Jatim. (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA- Satu dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur  kembali berstatus zona merah pada peta risiko Covid-19. Yakni Kabupaten Lumajang yang kembali memiliki potensi tinggi kasus penyebaran virus SARS CoV-2.

“Angka penambahan kasus mingguan di Lumajang mencapai 105 terkonfirmasi positif baru pada satu pekan terakhir. Hal inilah yang membuat Kabupaten Lumajang berstatus zona merah. Biasanya kasus mingguan di Lumajang 40 sampai 50 kasus baru,” ujar anggota Gugus Kuratif Satgas Penanganan C-19 Jatim, dr Makhyan Jibril Al Farabi, Rabu (18/11).

Lebih lanjut Jibril mengatakan tingkat kepatuhan masyarakat Lumajang dalam menggunakan masker masih rendah.Hal ini diketahui dari survei yang dilakukan Gugus Tugas Covid-19 nasional. “Kami mencoba melakukan evaluasi, dari gugus Tugas Covid-19 Nasional yang melakukan survei kepatuhan bermasker yang dilakukan, didapatkan bahwa di Lumajang kepatuhan bermasker masih cukup rendah. Persentase masyarakat yang menggunakan masker hanya 45,34 persen. Sedangkan masyarakat di sana yang menjaga jarak atau tidak berkerumun hanya sebesar 41,05 persen,” katanya.

Jibril mengatakan faktor lain faktor lain yang juga membuat Lumajang berstatus zona merah. Jibril menerangkan bahwa case fatality rate atau tingkat kematian di Lumajang bertambah dua kali lipat pada satu pekan terakhir.  “Biasanya Lumajang yang hanya meninggal akibat Covid-19 hanya dua sampai enam pasien, tapi minggu kemarin yang meninggal 12 orang,”katanya.

Menurutnya Satgas Penanganan Covid-19 Jatim juga mengidentifikasi faktor lain yang membuat Lumajang berisiko tinggi penyebaran virus corona. Menurutnya setelah dilakukan evaluasi terlacak ada beberapa klaster baru. “Kebanyakan yang terbaru klaster keluarga, klaster perkantoran dan tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Berdasarkan data Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 per Selasa (17/11), zona merah hanya Lumajang. Kemudian zona oranye, Sumenep, Probolinggo, Trenggalek, Kota Madiun, Tuban, Kediri, Kota Mojokerto, Blitar, Gresik, Banyuwangi, Nganjuk, Kota Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, Kota Blitar, Jember, Kota Surabaya, Jombang, Malang, Kota Kediri, Kota Batu, Ponorogo, Magetan, Kota Malang, Situbondo, dan Kota Probolinggo.

Kemudian zona kuning atau tingkat risiko rendah penyebaran Covid-19 ada di 11 kabupaten atau kota. Yaitu di Pasuruan, Tulungagung, Pacitan, Bondowoso, Sampang, Ngawi, Bangkalan, Madiun, Bojonegoro, Lamongan, Pamekasan. Sedangkan zona hijau belum ada. Artinya Jatim belum bebas Covid-19. (mus)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP