alexametrics
Kamis, 26 Nov 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Asyik Nggowes dan Selfie, Hape Guru Besar ITS Dijambret

19 November 2020, 09: 25: 56 WIB | editor : Wijayanto

Prof Dr Udisubakti Ciptomulyo

Prof Dr Udisubakti Ciptomulyo (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Di masa pandemi ini makin banyak warga yang menjaga stamina dan berolahraga sepeda angin. Para pelaku pencurian pun kini menjadikan sepeda angin sebagai sasaran pencurian.

Sudah banyak warga yang kehilangan sepeda pancal. Kali ini, Guru Besar Institute Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya Prof Dr Udisubakti Ciptomulyo menjadi korban kejahatan jalanan. Korban yang sedang bersepeda pagi menjadi korban jambret, Rabu (18/12) pukul 07.00.

 Ponsel milik korban dan surat berharga raib usai dibawa lari pelaku yang diduga berjumlah dua orang. Kedua bandit jalanan itu mengendarai sepeda motor. Sang Profesor pun tidak berdaya karena kedua pelaku langsung kabur dengan kecepatan tinggi.

Kejadian tersebut bermula ketika Udisubakti mengayuh sepeda angin untuk berolahraga pagi. Ia bersepeda dari rumahnya di Jalan Sutorejo, Surabaya, ke kawasan Kenjeran. Kemudian berhenti di depan pintu gerbang Kenjeran Park. Saat itu, ia mengeluarkan ponselnya dari saku. 

"Korban hendak mengirim gambar saat itu karena pemandangan cukup bagus," kata Kanitreskrim Polsek Kenjeran Iptu Suryadi kemarin. 

Saat tengah fokus ke layar ponselnya, dari belakang tiba-tiba melaju pelaku mengendarai sepeda motor. Saat itu, ponsel milik korban ditarik dan dibawa kabur pelaku. 

Mengetahui hal itu, korban sempat mencoba meminta tolong, tapi pelaku sudah keburu kabur. Dosen jurusan teknik industri ITS itu kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kenjeran. 

Iptu Suryadi mengaku korban sudah melaporkan kejadian tersebut. Korban kehilangan ponsel, KTP, dan kartu ATM. Korban menaruh KTP dan ATM miliknya di sarung ponselnya. Sehingga ikut raib dibawa pelaku. 

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan  penyelidikan dan mencari pelakunya. "Kami masih menyelidiki kasus ini," katanya. 

Kejadian penjambretan juga terjadi di wilayah Margomulyo. Hayu Ambar Wulan, 29, warga Dukuh Bungkal, Sambikerep, Surabaya, Selasa (17/11) malam jadi korban. Hayu yang bersama suaminya mengendarai motor tiba-tiba dikejutkan pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha V-Ixion dan menarik tasnya. 

Tas berisi ponsel, KTP, dan uang Rp 1,5 juta raib. "Benar sudah dilaporkan. Sekarang masih kami selidiki," ujar Kanitreskrim Polsek Asemrowo Iptu Rizkika Atmadha. (gun/rek) 

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP