alexametrics
Kamis, 26 Nov 2020
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Pemkot Geser Akses Masuk Basemen Alun-Alun Suroboyo ke Arah DPRD

27 Oktober 2020, 13: 57: 09 WIB | editor : Wijayanto

BAYANGAN INDAH: Suasana Alun-alun Balai Pemuda di Jalan Yos Sudarso, Surabaya, di waktu senja.

BAYANGAN INDAH: Suasana Alun-alun Balai Pemuda di Jalan Yos Sudarso, Surabaya, di waktu senja. (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Proyek Alun-Alun Suroboyo terus dikebut. Saat ini sedang digarap akses masuk yang tersambung dengan gedung DPRD Kota Surabaya di Jalan Yos Sudarso.

Kabid Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Iman Krestian, mengatakan, pihaknya tengah menata ulang pintu masuk agar aksesnya lebih mudah. "Akses masuk dari arah basemen kita geser agar jadi satu pintu dengan DPRD dan pintu masuk basemen lebih lebar," katanya.

Di depan pintu masuk tersebut sudah terpasang lift dan travelator. Nantinya di Balai Pemuda  disekat pintu antara pintu masuk ke basemen alun-alun dengan pintu masuk ke gedung dewan. "Jadi, one way in, one way out. Ada pergesaran area pagarnya. Di DPRD ada pagar sendiri," katanya.

Selain itu, pekerja tengah memasang keramil, plafon basemen, dan AC. Saat demo besar beberapa waktu lalu sempat terganggu pengerjaan karena ada beberapa kaca dari atas basemen pecah akibat terkena lemparan batu dari demonstran. "Makanya, sekarang  kaca ditutup menggunakan kayu," ungkapnya.

Iman memastikan target rampung keseluruhan pada akhir November tidak berubah. Namun, ada beberapa perkerjaan yang perlu disempurnakan. "Kami juga sedang menyelesaikan area food court yang ada di rooftop. Di samping juga ada area skate board. Akhir November prediksi kami untuk selesai," tegasnya.

Nantinya ada satu lift untuk akses ke bawah dan eskalator berjalan. Sedangkan di bagian bawah ada pemasangan plafon, lighting, penutup lantai, pembuatan area skatepark temporer. "Ada juga instalasi listrik dan jaringan wifi untuk coworking space di area multifungsi," paparnya.

Penambahan sirkulasi udara di ruang bawa tanah tersebut untuk mengurangi penggunaan AC. Bagian bawah memiliki luasan sekitar 2.500 meter persegi. Itu bisa dimanfaatkan sejumlah  komunitas mengadakan acara.

Selain itu, basemen juga bisa dimanfaatkan untuk bazar atau  pameran UMKM. Warga Kota Surabaya bisa punya jujukan sendiri dan alternatif sesuai selera. Ini akan terintegrasi dengan plaza atas alun-alun di kawasan Balai Pemuda.

Rencana perluasan hingga Jalan  Pemuda 17 tidak jadi karena masih adanya sengketa lahan. "Jadi, kami mengembalikan uang sekitar Rp 15 miliar," katanya.  (rmt/rek)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP