alexametrics
Kamis, 26 Nov 2020
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Kompak Nyabu, Dua Sales Koperasi Diborgol Polisi

27 Oktober 2020, 01: 39: 01 WIB | editor : Wijayanto

BUDAK SABU: Tersangka Nasrullah dan Luky Panca Hermawan saat dirilis di Mapolsek Wonocolo.

BUDAK SABU: Tersangka Nasrullah dan Luky Panca Hermawan saat dirilis di Mapolsek Wonocolo. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Nasrullah, 27, warga Kelurahan Pondowuluh, Leces, Probolinggo, dan Luky Panca Hermawan, 23, warga Desa Katikan, Kedungalar, Ngawi, tidak hanya kompak kerja bersama. Kedua pria yang tinggal di Jalan Jemursari IV itu juga kompak memakai sabu-sabu (SS).

Karena terendus polisi, kedok tersangka akhirnya terbongkar. Keduanya pun ditangkap dan dijebloskan ke rumah tahanan Polsek Wonocolo.

Kapolsek Wonocolo Kompol Masdawati Saragih mengungkapkan, penangkapan tersangka bermula dari informasi masyarakat. Keduanya saat itu hendak melangsungkan pesta sabu di rumah kos yang dihuni sehari-hari.

Apesnya, belum sampai rumah kos keduanya sudah dibekuk polisi terlebih dahulu. "Keduanya ditangkap di pinggir Jalan Wonocolo Pabrik Kulit pukul 01.30. Dari tersangka ditemukan barang bukti sepoket sabu 0,57 gram," ujarnya didampingi Kanit Reskrim Iptu Supranoto, Senin (26/10).

Selain menyita barang bukti SS, turut diamankan dua buah ponsel merek Samsung dan Vivo milik kedua tersangka. Saat diinterogasi, keduanya mengaku baru saja membeli barang haram tersebut untuk dipakai pesta berdua. "Mereka ini pemakai. Kerjanya sales koperasi," kata Masdawati Saragih.

Sementara itu, tersangka Lucky Panca Hermawan mengaku baru kali ini tertangkap polisi. Ia biasa membeli sepoket SS dari seseorang yang disapa Advance di wilayah Kedurus, Karangpilang, Surabaya. "Beli Rp 300 ribu per poket. Kita kerja di koperasi. Satu rekan kerja sebagai sales," ungkap Lucky.

Lucky mengaku SS dibeli berdua dengan tersangka Nasrullah berboncengan motor. Sejatinya barang haram itu hendak diisap di kosnya Jalan Jemursari. "Makai untuk tambah stamina aja, supaya kuat bekerja," katanya. 

Masih di tempat yang sama, Nasrullah mengaku memakai SS hanya baru-baru ini. "Saya diajak, saya khilaf saja," ucapnya lirih. (rus/rek)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP