alexametrics
Kamis, 26 Nov 2020
radarsurabaya
Home > Ekonomi Surabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

J3K, Inisiatif Gojek Jadi Andalan di Adaptasi Kebiasaan Baru

27 Oktober 2020, 00: 00: 45 WIB | editor : Wijayanto

DEMI KESEHATAN: Pengecekan suhu tubuh mitra driver di Posko Aman J3K.

DEMI KESEHATAN: Pengecekan suhu tubuh mitra driver di Posko Aman J3K. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA – Sebagai super app terdepan di Asia Tenggara, Gojek terus berinovasi untuk mendukung produktivitas seluruh pengguna ekosistemnya mulai dari pelanggan hingga mitra agar dapat terus beraktivitas dengan aman, nyaman dan terjaga kesehatannya. Demikian juga di saat masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) sekarang ini, Gojek terus berinovasi mendukung masyarakat menjalankan kesehariannya dengan mengedepankan tiga aspek utama yakni kesehatan, kebersihan dan keamanan.

Lewat inisiatif J3K atau Jaga Kesehatan, Kebersihan dan Keamanan, setiap layanan Gojek dihadirkan guna memberikan ketenangan dan kenyamanan beraktivitas baik kepada mitra maupun pelanggan di tengah pandemi global COVID-19 saat ini.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dr. Herlin Ferliana, M.Kes mengapresiasi inisiatif Gojek dalam mendukung program pemerintah untuk mengampanyekan penerapan protokol kesehatan secara ketat dalam segala aktivitas masyarakat di masa pandemi saat ini.

CASHLESS: Pembayaran non-tunai di salah satu mitra UMKM GoFood yang menerapkan protokol kesehatan.

CASHLESS: Pembayaran non-tunai di salah satu mitra UMKM GoFood yang menerapkan protokol kesehatan. (ISTIMEWA)

”Kami menyambut baik inisiatif Gojek yang mengedepankan penerapan protokol kesehatan baik bagi pelanggan maupun mitra usaha, sehingga memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan di masa pandemi saat ini,” kata dr Herlin kepada Radar Surabaya.

Menurut dia, platform digital berbasis aplikasi kini menjadi andalan masyarakat yang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Karena itu, kehadiran platform digital dengan aplikasi pengantaran makanan seperti GoFood menjadi solusi. Namun demikian, penerapan protokol kesehatan harus tetap dikedepankan sebagaimana inisiatif J3K yang digagas Gojek. Ini sebagai jaminan dipatuhinya protokol kesehatan secara nyata.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, di masa pandemi ini salah satu usaha yang masih dapat tetap bertahan adalah usaha makanan. Ini juga menjadi solusi bagi masyarakat di tengah pandemi saat ini. Namun demikian, mari kita mulai menyajikan makanan yang sehat, nikmat dan  bersih dengan tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan,” katanya di sela penyerahan secara simbolis paket sanitasi dan keamanan makanan kepada mitra GoFood pada 16 Oktober 2020 lalu.

Alfianto Domy Aji, Head Regional Corporate Affairs Gojek Wilayah Jatim & Bali Nusra mengatakan, memasuki adaptasi kebiasaan baru (AKB), Gojek terus berinovasi untuk mendukung masyarakat menjalankan aktivitas kesehariannya dengan mengedepankan tiga aspek utama yakni kesehatan, kebersihan dan keamanan. “Inovasi ini kami rangkai dalam sebuah inisiatif besar, yaitu J3K,” tandasnya.

Ia melanjutkan, inisiatif ini dihadirkan tanpa ada pembebanan biaya tambahan baik kepada pelanggan maupun mitra usaha. Hal ini karena Gojek percaya bahwa rasa aman dan nyaman harus diberikan kepada setiap mitra, pelanggan, bahkan masyarakat luas. Sehingga, Gojek dapat tetap menjadi andalan di tengah adaptasi kebiasaan baru saat ini.

"Kami memastikan bahwa inisiatif J3K ini dihadirkan secara inklusif, yang memungkinkan pihak di luar ekosistem bisa ikut serta mengimplementasikan inisiatif ini,” ujarnya. Dan, kampanye J3K dari hulu ke hilir tersebut sedang dan akan terus dilakukan hingga akhir tahun ini di seluruh Indonesia secara bertahap.

Jaga Kesehatan di dalam inisiatif J3K merupakan program Gojek dalam menerapkan gaya hidup sehat, terutama bagi para mitranya yang melayani para pelanggan setiap hari. Salah satu inisiatif utama Jaga Kesehatan adalah mewajibkan pengecekan suhu tubuh bagi mitra driver di 200 titik Posko Aman J3K di berbagai kota besar, serta kewajiban pengecekan suhu tubuh bagi karyawan mitra usaha GoFood. Gojek secara konsisten juga memberikan informasi prosedur kesehatan kepada pelanggan melalui shuffle card di aplikasi Gojek.

Sementara itu, Jaga Kebersihan di dalam inisiatif J3K adalah program Gojek dalam memastikan kebersihan ekosistem. Salah satunya dengan membuat Posko Aman J3K sebagai tempat melakukan disinfeksi kendaraan dan helm, pendistribusian masker, hairnet, dan hand sanitizer bagi para mitra driver.

“Upaya lain dalam menjaga kebersihan ekosistem adalah dengan menerapkan protokol kebersihan bagi mitra usaha GoFood. Mitra GoFood diimbau untuk menyediakan wastafel dan hand sanitizer bagi mitra driver, dan menjaga makanan tetap higienis. Di layanan GoFood, kami juga menyediakan daftar outlet mitra yang secara konsisten menerapkan penggunaan masker dan pengecekan suhu bagi karyawan, serta penggunaan segel pengaman pada kemasan.”

Adapun Jaga Keamanan di dalam inisiatif J3K merupakan program Gojek dalam memberikan perlindungan untuk keamanan bersama. Di dalam aspek ini, Gojek memberikan informasi suhu tubuh mitra driver dan status disinfeksi kendaraan mereka yang dapat dilihat pelanggan di aplikasi. Fitur ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Prosedur lain untuk jaga keamanan adalah adanya sekat pelindung baik di GoCar dan GoRide, kewajiban driver menggunakan masker dan anjuran penggunaan sarung tangan, imbauan penumpang membawa helm SNI milik pribadi, hingga tersedianya Zona Nyaman J3K bagi pelanggan untuk keamanan dan kenyamanan berkendara.

Prosedur jaga keamanan juga sangat dioptimalkan untuk layanan GoFood. Mulai dari hadirnya layanan GoFood pickup bagi pelanggan yang ingin mengambil sendiri pesanan di outlet mitra, hingga pengantaran tanpa kontak fisik (contactless delivery) dengan opsi teks pesan cepat pada fitur Chat di dalam pesanan antara pelanggan-mitra driver yang juga berlaku untuk GoSend, GoShop dan GoMart.

Di samping itu, Gojek juga menyediakan berbagai layanan seperti GoPlay, GoTix dan GoGames yang dapat dinikmati secara online agar masyarakat tetap dapat menikmati hiburan dengan cara yang aman di rumah.

“Kami juga mendorong agar pelanggan dapat mengutamakan transaksi menggunakan GoPay untuk menghindari kontak fisik, baik untuk transaksi layanan Gojek atau transaksi di merchant online atau offline,” jelasnya.

Seluruh Inisiatif J3K Gojek untuk mendorong produktivitas di adaptasi kebiasaan hidup baru ini telah mendapatkan tanggapan positif dari Ari Juliano Gema, Juru Bicara Satgas Penanganan Dampak COVID-19 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Kami mengapresiasi langkah Gojek sebagai pemain di industri yang tanggap akan situasi pandemi dan membuktikan secara nyata bagaimana perusahaan mengedepankan aspek kesehatan, kebersihan, dan keamanan dalam layanannya bagi masyarakat luas. Hal ini sejalan dengan upaya kami untuk membangkitkan perekonomian nasional, termasuk di dalamnya industri pariwisata dan ekonomi kreatif dengan tetap memprioritaskan kesehatan masyarakat,” katanya.  (jay)

(sb/jay/jay/JPR)

 TOP