alexametrics
Kamis, 26 Nov 2020
radarsurabaya
Home > Politik Surabaya
icon featured
Politik Surabaya

Komunitas Gereja se-Surabaya Antar Paslon MAJU Menuju ke Balai Kota

25 Oktober 2020, 19: 49: 26 WIB | editor : Wijayanto

Komunitas Gereja se-Surabaya Antar Paslon MAJU Menuju ke Balai Kota

SURABAYA - Komunitas Gereja se-Kota Surabaya menyatukan suara dan menghimpun kekuatan untuk mengantarkan paslon Walikota serta Wakil Walikota nomor urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU). Komunitas ini satu suara menyatakan bahwa Kota Surabaya membutuhkan pemimpin yang dapat mewujudkan pemerataan pembangunan di Kota Pahlawan.

Sebagimana diketahui, sejauh ini, pembangunan Kota Surabaya hanya terkonsentrasi di tengah kota. Padahal, masih banyak daerah lain di pinggiran kota yang memerlukan perhatian untuk dilakukan pembangunan. Pembangunan yang diharapkan juga tidak sekedar infrastruktur namun juga pembangunan masyarakat.

"Komunitas Gereja se-Surabaya ini semuanya sepakat untuk mendukung Paslon MAJU. Pak Machfud Arifin dan Pak Mujiaman memiliki tujuan jelas untuk mewujudkan pemerataan pembangunan. Ini lah yang kami harapkan dari pemimpin kita," ungkap Ketua Koordinator Komunitas Gereja se-Surabaya, Pendeta Yusak Lasimo.

Lebih lanjut, Pdt Yusak mengatakan tujuan pemerataan pembangunan milik paslon MAJU, Machfud Arifin-Mujiaman dinilai terukur dengan jelas. Apalagi dengan adanya program alokasi dana APBD untuk membantu program-program RT sebesar Rp. 150 juta.

Dana program tersebut disediakan oleh pemerintahan MAJU bila diamanahkan menjadi pemimpin Kota Surabaya untuk semua RT di Surabaya.

"Program yang dimiliki jelas, tidak hanya sekedar janji tapi sudah tertulis sebagai program unggulan Pak Machfud Arifin dan Pak Mujiaman. Karena itu, kami sepakat mendukung pasangan ini untuk kepentingan dan kemajuan bersama masyarakat Kota Surabaya," pungkas Pdt Yusak.

Sementara itu, Cawali Surabaya yang dikenal peduli yaitu Cak Machfud mengatakan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan oleh Komunitas Gereja se-Surabaya. Ia menegaskan untuk membangun Surabaya jadi lebih baik, dukungan seluruh elemen masyarakat dibutuhkan.

"Membangun Kota Surabaya tidak bisa sendirian, kita semua harus bekerja sama agar di masa mendatang keinginan kita akan adanya perubahan lebih baik dari saat ini dapat terwujud," terang mantan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim Jokowi-Ma'ruf tersebut. (*)

(sb/rud/jay/JPR)

 TOP