alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Ekonomi Surabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Dinas Pertanian Cari Upaya Strategis Dorong Ekspor Mangga Jatim

16 Oktober 2020, 14: 50: 03 WIB | editor : Wijayanto

ANDALAN: Sentra mangga di Tongas, Probollinggo.

ANDALAN: Sentra mangga di Tongas, Probollinggo. (DOK/RADARBROMO/JPG)

Share this      

SURABAYA - Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim, Hadi Sulistyo mengatakan, produksi hortikultura Jatim yakni buah mangga sangat menjanjikan. Bahkan sebagai sentra buah khas tropis itu di tanah air, mangga Jatim sudah menembus pasar ekspor.

Berdasarkan angka tetap data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019, capaian produksi mangga di Jatim mencapai 1.148.121 ton. Dengan produktivitas mencapai 1,04 kuintal per pohon. Total ada lima sentra komoditas mangga di Jatim.

Yang pertama berada di Pasuruan dengan produksi sebesar 246.000 ton dan produktivitas 1,37 kuintal per pohon. Sentra kedua di Kediri dengan produksi 121,401 ton dan produktivitas sebesar 1,29 kuintal per pohon. Kemudian ketiga di Probolinggo dengan produksi 80.609 ton dan produktivitas 1,31 kuintal per pohon.

“Keempat Bojonegoro dengan produksi 59,877 ton dan produktivitas 0,94 kuintal per pohon. Terakhir di Ponorogo dengan produksi 58.242 ton dan produktivitas 1,11 kuintal per pohon," jelas Hadi,  Kamis (15/10).

Menurut Hadi, upaya strategis yang dilakukan dalam rangka mendukung ekspor komoditi tersebut antara lain melalui pengembangan dengan model kawasan yang terintegrasi di dalam kawasan (on farm sampai off farm) maupun antar kawasan. Upaya ini disinergikan dengan peningkatan kualitas produk dalam rangka pemenuhan kebutuhan konsumen yang sadar akan kesehatan dengan penerapan Good Agriculture Practices (GAP). "Implementasi budidaya tanaman yang baik tersebut ditempuh melalui Sekolah Lapang GAP, registrasi kebun atau lahan usaha, sertifikasi produk prima dan sertifikasi organik," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim, Raden Bagus Adiwarsa mengatakan, pihaknya siap membantu para petani mangga mengembangkan produktivitasnya. Namun, para petani harus memperhatikan semua aspek mulai dari hulu sampai hilir atau pasca produksinya.

“Kualitas harus diperhatikan betul untuk merambah pasar yang lebih luas. Hilirisasi jadi tujuan utama agriculture di sektor hortikultura. Ini semua orientasinya agar hortikultura di Jatim punya daya saing dan berorientasi ke ekspor," tutur Bagus.

Dia juga menyarankan para petani mangga menyiapkan produk olahan hasil dari panen. Dirinya yakin dengan ditambah sistem pemasaran yang merambah dunia digital dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad mengaku mendapat keluhan dari petani mangga di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, para petani ini butuh sentuhan dari Pemprov Jatim. "Mempertahankan produktivitas mangga di Pasuruan itu tantangannya berat. Salah satunya bagaimana upaya kualitas pertaniannya terjaga dengan baik," ujarnya.

Sektor produksi, misalnya, petani di sentra mangga Pasuruan menyebutkan kurangnya pelatihan membuat pupuk organik. Padahal, menurutnya, banyak bahan baku yang dapat digunakan di sekitar area perkebunan untuk dimanfaatkan sebagai pupuk. "Saya kira itu sangat penting agar para petani tidak tergantung pupuk kimia," tegasnya.

Untuk masalah pemasaran, politikus Partai Gerindra ini menyebut para petani mangga mengeluh kesulitan. Mereka hanya terpaku cara konvensional melalui pedagang besar dan tengkulak. "Mereka harus diberi supervisi, diberi permodalan, dan pemasaran. Kalau pemasaran konvensional, mereka mengadu kalah banter dengan pedagang. Sehingga mereka ingin kita support supaya bisa menjual produknya kepada end user," katanya.

Sadad berharap Pemprov Jatim memberi fasilitasi yang menjadi keluhan petani mangga mulai dari pemupukan hingga pemasaran yang lebih modern seperti melalui marketplace. Dengan begitu, dapat semakin memperkuat kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani mangga. (mus/jay)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP