alexametrics
Kamis, 26 Nov 2020
radarsurabaya
Home > Politik Surabaya
icon featured
Politik Surabaya

KPU Surabaya Siapkan Tiga Sesi Debat Pilkada

16 Oktober 2020, 14: 34: 35 WIB | editor : Wijayanto

PERSIAPAN: Suasana rapat koordinasi membahas pelaksanaan debat paslon di KPU Kota Surabaya.

PERSIAPAN: Suasana rapat koordinasi membahas pelaksanaan debat paslon di KPU Kota Surabaya. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Komisi Pemilihan Umm (KPU) Kota Surabaya menggelar rapat koordinasi persiapan debat publik Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya (Piwali) 2020. Rapat di Graha Swara Lantai 3, KPU Kota Surabaya, Jalan Adityawarman Nomor 87, dihadiri Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi dan Komisioner KPU Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Subairi.

Sebanyak 18 perwakilan media televisi baik lokal dan nasional mengikuti pertemuan penting itu. Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi mengatakan, sinergitas yang baik antara media televisi dan KPU sebagai penyelenggara menjadi hal yang penting, khususnya dalam menyiarkan debat publik sebagai bagian dari masa kampanye.

“Karena hanya di debat publik, kemudian paparan visi misi, eksplorasi program kerja itu bisa dilakukan dan dapat dilihat di masyarakat. Bahwa ada mekanisme dan metode lain kampanye, tidak akan seluas di debat publik,” jelasnya.

KPU Kota Surabaya rencananya akan melakukan pelaksanaan debat sebanyak tiga kali dengan menghadirkan tujuh tema. Durasi setiap debat akan dilaksanakan selama 90 menit dengan melibatkan panelis.

Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Subairi menekankan pentingnya kesamaan persepsi bagi insan media televisi dalam menyiarkan kegiatan debat publik Pilwali Surabaya 2020. Tujuannya mengenalkan paslon kepada masyarakat. "Pelaksanaan debat paling banyak dilakukan sebanyak tiga kali," kata Subairi.

Subairi menjelaskan, debat publik akan dibagi menjadi enam segmen per debat. Selain itu, ada tujuh tema yang akan dimunculkan dalam debat paslon. Tema pertama, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kemudian memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Tema keempat,menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah Kabupaten/Kota dan Provinsi dengan nasional, memperkokoh NKRI dan Kebangsaan, dan yang terakhir adalah tema kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan, dan pengendalian Covid. (rmt/rek)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP