alexametrics
Minggu, 25 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Ribuan Siswa SD Ikuti Imunisasi HPV - MR, Yang Tak Hadir di Puskesmas

16 Oktober 2020, 05: 59: 44 WIB | editor : Wijayanto

CEGAH PENYAKIT: Petugas medis dengan mengenakan masker dan face shield memberikan imunisasi pada pelajar di SDN Kaliasin V Surabaya, Kamis (15/10).

CEGAH PENYAKIT: Petugas medis dengan mengenakan masker dan face shield memberikan imunisasi pada pelajar di SDN Kaliasin V Surabaya, Kamis (15/10). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Meski dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, namun antusiasme para pelajar untuk mengikuti imunisasi yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya tidak berkurang sedikit pun. Mereka datang ke sekolah untuk mengikuti imunisasi sesuai dengan jadwal dan sesi masing-masing.

Kepala Dinkes Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengungkapkan, imunisasi hari pertama di tengah pandemi ini telah berjalan lancar. Meski kegiatan tersebut digelar sesuai disiplin protokol kesehatan (prokes), namun dalam pantuannya para siswa terlihat begitu disiplin saat kegiatan berlangsung. “Alhamdulillah, mereka (pelajar, red) datang semua sesuai dengan yang ada di data. Kegiatan itu berlangsung sekitar pukul 08.00 sampai dengan selesai. Tergantung setiap sesinya,” katanya.

Untuk menjaga dan melindungi para pelajar, pemkot menerapkan berbagai disiplin prokes sebelum maupun sesudah kegiatan dimulai. Di antaranya dengan penyemprotan disinfektan setiap sesi, pengukuran suhu tubuh sebelum masuk ke sekolah, cuci tangan dan menggunakan hand sanitizer. “Jadi itu kami terapkan. Termasuk ketika pergantian sesi kami pastikan disemprot disinfektan,” terangnya.

Febria menjelaskan bahwa untuk pelajar kelas V dan VI jenis imunisasinya adalah Human Papiloma Virus (HPV) untuk mencegah penyakit kanker serviks. Sedangkan untuk pelajar kelas I menerima imunisasi berjenis Measles Rubella (MR) untuk mencegah penyakit campak dan rubella.

Pelaksanaan imunisasi ini digelar pada Kamis (15/10) di 14 sekolah. Di antaranya di SDN Babat Jerawat 1, SDN Bulak Banteng, SDS Darul Ilmi, MI Al-Hidayah, SDN Kaliasin 5, MI Muhyidin, SDN Morokrembangan 1, SDN Ngagel Rejo 3, SDN Krembangan Utara, SD Petemon 9, SDN Kandangan 1, SDN Sidosermo 1, SDN Sidotopo Wetan 1 marger dengan Sidotopo Wetan 2 dan SDN Tambak Wedi.

“Untuk jumlahnya total yang menerima HPV sekitar 1.424 pelajar dari kelas V dan VI. Kalau untuk MR mencapai 1.056. Semoga seterusnya diberi kelancaran,” ungkapnya.

Sementara itu di SDN Kaliasin 5, total pelajar yang mengikuti imunisasi ada 151 anak. Terdiri dari kelas I ada 62 siswa,  kelas V ada 43 siswa, dan kelas VI ada  45 siswa. Menurut Koordinator Kurikulum SDN Kaliasin 5 Surabaya, Syamsul Hidayah, untuk menghindari kerumunan pihaknya sudah membatasi 10 orang per sesi.

Para siswa yang ikut imunisasi juga tidak mengunakam seragam sekolah putih merah namun berpakaian bebas rapi. "Siswa yang mengikuti imunisasi wajib mendapatkan persetujuan dari orang tua,"katanya.

Saat imuniasi tersebut ada yang tidak hadir karena berhalangan sakit hingga takut suntik. Oleh karena itu, Syamsul sudah melakukan koorrdinasi melalui WA (whatsapp) agar mereka melakukan imunisasi mandiri di puskesmas setempat. "Tadi ada delapan orang yang tidak hadir. Kami sudah infokan lewat WA agar melakukan imunisasi di Puskesmas Ketabang pada Selasa dan Sabtu jam 08.00 pagi," ungkapnya.

Selain melakukan imunisasi, pihak puskesmas juga melakukan assesment terhadap sekolah tersebut. Salah satunya dengan adanya bilik sterilisasi yang ditempatkan di pintu masuk dan penerapan protokol kesehatan lainnya. (rmt/jay)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP