alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Ekonomi Surabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Bermain Golf Sambil Tanam 300 Pohon Kelapa di Bukit Darmo Golf

15 Oktober 2020, 23: 17: 22 WIB | editor : Wijayanto

SIMBOLIS: Mifto Hadi (dua dari kanan) bersama mantan menteri BUMN Dahlan Iskan (kiri) dan para pegolf menanam 300 pohon kelapa di BDG.

SIMBOLIS: Mifto Hadi (dua dari kanan) bersama mantan menteri BUMN Dahlan Iskan (kiri) dan para pegolf menanam 300 pohon kelapa di BDG. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA – Bermain golf dan menanam pohon. Dua kegiatan itu yang baru saja dilakukan di Bukit Darmo Golf (BDG). Acara yang dikemas dengan tema GoBar Go Green tersebut dilakukan dengan menggabungkan dua kegiatan dalam satu event. 

Menurut Mifto Hadi, general manager BDG, penggabungan dua kegiatan ini baru pertama kali dilakukan. Namun begitu, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan lagi dengan tema yang berbeda. Tujuannya selain berolahraga golf, juga untuk menjaga agar lingkungan tetap sehat, asri dan hijau. “Karena itu kami mengambil tema GoBar Go Green. Acaranya sendiri sudah berlangsung hari Minggu kemarin,” kata Mifto Hadi, Kamis (15/10).

Dijelaskan, dalam kegiatan tersebut, sebelum para pegolf melakukan tee-off untuk memulai turnamen golf bulanan (monthly medal), terlebih dahulu secara simbolis dilakukan penanaman 300 pohon kelapa oleh Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN, bersama perwakilan beberapa pegolf. 

JAWARA: Mifto Hadi (kiri) bersama pemenang turnamen golf Bukit Darmo Golf.

JAWARA: Mifto Hadi (kiri) bersama pemenang turnamen golf Bukit Darmo Golf. (ISTIMEWA)

Bukan hanya itu. Dalam kegiatan tersebut, pihaknya mengajak pelaku usaha UMKM Surabaya untuk melakukan pameran produk-produk olaharan UMKM. Diharapkan lewat pameran setengah hari tersebut, selain ada peningkatan sales, juga branding aneka produk UMKM semakin kuat. 

“Ini bagian dari komitmen kami untuk peduli terhadap lingkungan. Penamaman 300 pohon kelapa kami lakukan bertahap. Biar lapangan tetap hijau dan rindang. Kami juga kerja sama dengan UMKM Surabaya untuk pameran di sini. Produk-produk UMKM seperti aneka makanan, minuman, madu serta produk daur ulang yang ramah lingkungan,” tambah Mifto. 

Sementara itu, terkait turnamen golf, Mifto Hadi mengaku sejak ada pandemi Covid 19 memang terjadi penurunan animo. Selain banyak pegolf yang masih enggan turun lapangan, pihaknya juga menerapkan protokol kesehatan. Sehingga, jumlah pemainnya juga dibatasi. 

“Sekarang sudah mulai membaik lagi. Setiap hari selalu ada yang datang dan main golf lagi. Driving range juga mulai ramai lagi. Kalau turnamen golf, ini yang kedua kalinya sejak ada pandemi Covid 19. Sebelumnya, kami juga mengadakan turnamen dan sekaligus gowes bareng,” ujarnya. 

Turnamen tersebut selain diikuti member BDG, juga banyak guest dan komunitas golf yang bergabung. Mereka bukan hanya dari Surabaya, namun juga dari beberapa kota di Jawa Timur seperti Malang, Kediri, Pasuruan. Selain memperebutkan trophy, mereka juga memperebutkan hadiah hole in one

“Kami sediakan hadiah hole in one jackpot uang cash di hole 3 dan 16. Sedangkan di hole 8 dan 12, kami sediakan hadiah membership satu tahun. Namun tidak ada satu pun yang hole in one. Kami juga menyediakan banyak doorprize untuk pegolf yang lucky,” tandas Mifto Hadi. (fix/jay)

(sb/fik/jay/JPR)

 TOP