alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarsurabaya
Home > Politik Surabaya
icon featured
Politik Surabaya
Bantu Digitalisasi Ekonomi

Paslon MAJU Upayakan Beri Bantuan Pelatihan kepada Pedagang

15 Oktober 2020, 21: 01: 39 WIB | editor : Wijayanto

Paslon MAJU Upayakan Beri Bantuan Pelatihan kepada Pedagang

SURABAYA - Paslon Walikota dan Wakil Walikota Surabaya nomor urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman berkomitmen mewujudkan digitalisasi ekonomi di Kota Pahlawan. Dalam komitmennya, Cak Machfud mengupayakan memberikan bantuan pelatihan kepada seluruh pedagang se-Surabaya agar dapat mengambil peran di dalam ekonomi digital.

Pasalnya, semakin berkembangnya zaman, kemajuan teknologi menuntut masyarakat untuk terus berkembang dan beradaptasi. Salah satunya adalah ekonomi digital yang sudah ada di depan mata saat ini.

"Pegiat ekonomi kita, seperti pedagang akan kita libatkan di dalam ekonomi digital. Mereka akan kita bantu agar berkembang termasuk di dalam sektor ekonomi digital," ungkap Cak Machfud.

Pria kelahiran Ketintang ini, mengatakan jika kota-kota lain sudah beradaptasi ekonomi digital, mengapa Surabaya justru belum. Di era digital ini para pedagang seperti sayur mayur bahkan bisa menjajakan dagangannya melalui metode dalam jaringan (daring).

Selain memberikan kemudahan dalam berbelanja, metode ini juga menguntungkan berbagai pihak. Diantaranya adalah masyarakat yang berprofesi sebagai penyedia jasa antar jemput.

"Masyarakat kita harus Bahagia, kita harus bisa memudahkan pembelian kebutuhan sehari-hari seperti sayur mayur, seperti tinggal foto langsung dipasarkan dan ketika ada transaksi dapat juga menguntungkan warga yang berprofesi sebagai kurir," kata Cak Machfud.

Di samping itu, mantan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim Jokowi-Ma'ruf ini, juga mengatakan akan merevitalisasi pasar untuk menjamin kenyamanan pedagang dan pembeli. Selain itu revitalisasi pasar juga dapat berfungsi untuk menciptakan lapangan kerja.

"Pasar akan kami revitalisasi agar lebih representatif, nyaman dan dapat menciptakan lapangan kerja. Bisa saja pasar tidak hanya sekedar pasar sayur mayur namun juga dikembangkan menjadi sentra UMKM di lantai berbeda," pungkas Cak Machfud. (*)

(sb/rud/jay/JPR)

 TOP